WHO Bantah Virus Corona dari Lab Wuhan, AS Ngotot Tiongkok Sembunyikan Sesuatu
Reuters/Denis Balibouse
Dunia

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah membantah jika virus corona berasal dari Laboratorium Wuhan. Walau begitu, AS tetap ngotot menuding Tiongkok menyembunyikan sesuatu.

WowKeren - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyelesaikan penyelidikan virus corona di Wuhan, Tiongkok. Penyelidikan ini dilakukan demi memastikan dari mana COVID-19 pertama kali muncul setelah merebak di Wuhan pada Desember 2019 silam.

Sayang, WHO gagal mengungkap hewan yang menjadi sumber virus corona dalam penyelidikan ini. Tak hanya itu, WHO juga tidak menemukan bukti jika virus SARS-CoV-2 muncul di Wuhan sebelum Desember 2019. Dengan kata lain, isu soal virus corona bocor dari laboratorium di Wuhan juga dibantah WHO.

Sebagai informasi, isu soal virus corona yang diduga berasal dari sebuah laboratorium Wuhan pertama digencarkan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) semasa pemerintahan Presiden Donald Trump. Kini sejak berganti pemimpin, pemerintahan Presiden Joe Biden masih belum memberikan tanggapan atas hasil investigasi WHO.

Dilansir dari France 24, Kementerian Luar Negeri AS, Ned Price menyatakan pihaknya masih menunggu laporan lengkap WHO. Selanjutnya, hasil investigasi WHO tersebut akan diteliti kembali oleh AS.


”Daripada terburu-buru mengambil kesimpulan yang mungkin dimotivasi oleh hal lain selain sains, kami ingin melihat bagaimana data tersebut,” kata Price seperti dikutip dari AFP, Selasa (9/2) waktu setempat. “Dan kesimpulan kami akan didasarkan pada data itu.”

Price turut mengomentari pernyataan pendahulunya, Menlu AS era Trump, Mike Pompeo. Lima hari sebelum Joe Biden dilantik, Pompeo memaparkan temuan bahwa beberapa peneliti di Institut Virologi Wuhan jatuh sakit dengan gejala yang mirip seperti COVID-19 sebelum virus corona merebak.

Menanggapi itu, Price mengaku jika temuan itu masih tidak meyakinkan. Meski demikian, rupanya ia juga setuju dengan pemerintahan Trump yang cenderung menyalahkan Tiongkok.

Menurutnya, Tiongkok saat ini masih menyembunyikan sejumlah informasi mengenai virus corona. Price juga menuding Tiongkok tidak melakukan kerja sama penuh dengan WHO dalam penyelidikan ini.

”Setidaknya sampai saat ini, (Tiongkok) tidak menawarkan transparansi yang kami butuhkan dan yang sama pentingnya, kebutuhan komunitas internasional,” kritik Price. “Sehingga kami dapat mencegah pandemi semacam ini terjadi lagi.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait