Meski Tak Mudah Dicapai, 8 Hal Ini Harus Kamu Miliki Jika Ingin Sukses Berwirausaha
pexels.com/Andrea Piacquadio
SerbaSerbi

Sebagai seorang wirausahawan, kamu harus mengetahui faktor apa saja yang bisa menunjang keberhasilan. Dunia wirausaha sangat dinamis sehingga kamu harus bisa beradaptasi.

WowKeren - Siapapun dapat memulai usaha. Namun, upaya ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Bisa dibilang, memulai usaha cukup kompleks sehingga tak heran jika ada yang bisa berjalan sukses atau justru bangkrut sebelum berkembang.

Sebagai seorang calon wirausahawan, kamu harus mengetahui betul faktor-faktor apa saja yang bisa menunjang keberhasilan. Dunia wirausaha sangat dinamis sehingga kamu pun juga harus memiliki kemampuan untuk menyesuaikannya dengan perkembangan yang ada. Hal ini diperlukan agar usahamu bisa bertahan.

Memang untuk memulai usaha, kamu perlu yang namanya modal. Namun tidak sesederhana ini. Modal saja tidak cukup. Kamu juga harus memperhatikan faktor risiko dan sebagainya. Berikut beberapa hal yang perlu kamu miliki untuk mendukung keberhasilan usahamu.

(wk/zodi)

1. Kesabaran


Kesabaran
pexels.com/RF._.studio

Jika modal sudah ada dan ide sudah terkumpul, pastikan kamu memiliki 'stok' kesabaran yang cukup untuk menjalankan usahamu. Karena apa? Menjalankan usaha tak ubahnya seperti roda yang berputar, kadang di atas dan kadang di bawah. Ketika usahamu mengalami rintangan, maka kamu harus bersabar untuk bisa melaluinya.

Bukan pasrah, sambil bersabar kamu juga harus mencari cara agar usahamu bisa bangkit dan berkembang. Selain itu, jika bidang usahamu adalah jasa yang menyediakan layanan, maka kamu harus memiliki stok kesabaran lebih untuk menghadapi bermacam-macam klien dengan karakteristiknya masing-masing. Semua ini demi usahamu tetap bisa berjalan.

2. Berani Ambil Risiko


Berani Ambil Risiko
pexels.com/Анна Рыжкова

Kalau kamu sudah memutuskan untuk berwirausaha, maka kamu juga harus berani mengambil risiko. Ingatlah pepatah No Pain No Gain sehingga apapun yang ingin kamu capai, kamu harus siap dengan pengorbanan yang dikeluarkan. Singkat kata, segala sesuatu pasti ada risikonya hanya porsinya saja yang membedakan.

Menjalankan usaha, artinya kamu harus siap dengan kemungkinan terburuk yang bisa timbul dari pilihan yang kamu ambil. Untuk itu, kamu juga harus menyiapkan langkah antisipasi untuk kemungkinan terburuk tersebut agar usahamu bisa tetap berjalan.

3. Pantang Menyerah


Pantang Menyerah
pexels.com/Andrea Piacquadio

Masih berkaitan dengan poin pertama, sebagai seorang pengusaha sifat yang harus ada dalam dirimu adalah pantang menyerah. Tidak semua orang bisa menghadapi kegagalan dengan ketenangan dan optimisme. Tak jarang kegagalan membuat seseorang enggan mencoba lagi karena trauma.

Jika sudah memutuskan untuk berwirausaha, maka hilangkan sifat mudah menyerah dalam diri. Kamu harus tetap terus bangkit setiap kali masalah menghadang. Semakin berkembang usahamu, maka tantangan yang ada juga akan semakin besar. Seberapa kuat kamu bertahan akan berimbas pada seberapa besar hasil yang akan kamu raih.

4. Jujur


Jujur
pexels.com/Magda Ehlers

Sifat lainnya yang tak boleh ketinggalan adalah jujur. Jujur di sini maksudnya, kamu tidak boleh membohongi konsumen atau klienmu tentang barang dan jasa yang kamu perdagangkan. Kejujuran sangat diperlukan untuk mengelola usaha. Jika memang barang yang kamu jual memiliki kekurangan maka tidak ada salahnya kamu menjelaskannya pada klien.

Untuk mengimbanginya, kamu juga harus mampu meyakinkan konsumen tentang kelebihan-kelebihan barang dan jasamu dibandingkan para pesaing. Jangan sampai konsumen merasa dibohongi sehingga mereka akan kapok untuk kembali.

5. Kemampuan Bekerja Sama


Kemampuan Bekerja Sama
pexels.com/fauxels

Dalam menjalankan usaha, tentu kamu tidak bisa sendiri. Sudah menjadi sifat alami manusia untuk berinteraksi dengan orang lain sebagai makhluk sosial. Begitu pula dalam menjalankan usaha. Kamu pasti memerlukan orang lain untuk mengembangkan usahamu.

Bukan hanya bawahan, namun juga rekan atau perusahaan lain yang bisa kamu ajak bekerja sama. Koneksi yang banyak saja tidak cukup, kamu juga perlu keterampilan untuk bekerja sama dalam tim. Yang terpenting, jangan egois saat menjadi pemimpin perhatikanlah kesejahteraan karyawan sehingga mereka akan termotivasi untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaanmu.

6. Kreativitas


Kreativitas
pexels.com/Kaboompics .com

Sebelum memulai usaha, kamu sudah pasti paham jika di luar sana banyak saingan, bukan? Tidak sedikit perusahaan yang menawarkan barang dan jasa seperti yang kamu lakukan. Di sinilah kreativitasmu diuji.

Kamu harus bisa membuat barang dan jasa yang kamu tawarkan memiliki nilai plus yang tidak dimiliki perusahaan lain. Buat agar nilai plus ini bisa menunjukan jika layanan yang kamu berikan berbeda sehingga orang akan kembali kepadamu. Namun ingat, nilai plus ini harus bisa menjawab kebutuhan pasar, ya.

7. Pengetahuan Wirausaha


Pengetahuan Wirausaha
pexels.com/Anna Shvets

Kamu harus memiliki pijakan maupun prinsip yang kuat saat memutuskan untuk memulai usaha. Mendirikan usaha tidak bisa asal-asalan. Kamu harus menyiapkan modal, strategi, teknik pemasaran, kalangan masyarakat yang akan kamu bidik sebagai sasaran pasar, dan hal-hal semacamnya.

Pengetahuan dalam mengelola finansial juga memainkan peran yang sangat penting. Jika tak pandai mengatur arus kas bisa jadi usahamu tidak akan bertahan lama karena bangkrut. Kamu harus bisa dengan tepat mengalokasikan modal untuk hal yang berguna bagi perkembangan perusahaan.

8. Percaya Diri


Percaya Diri
pexels.com/Ono Kosuki

Terakhir, kamu juga perlu yang namanya percaya diri. Siapa pun pasti pernah mengalami ragu. Sebagai manusia, hal ini wajar namun jangan dibiarkan berlarut-larut. Sebagai pemimpin bawahanmu, kamu harus percaya diri dalam mengambil keputusan. Yakinlah jika pilihan yang kamu ambil tepat dan dapat membuat usahamu berkembang.

Yang jelas, jangan memulai usaha hanya dari modal nekat saja. Boleh-boleh saja demikian tetapi kamu harus mengimbanginya dengan sikap pantang menyerah sehingga kamu akan siap dengan kondisi yang membuat usahamu jatuh-bangun nantinya.

Ada banyak ide untuk memulai usaha, misalnya usaha kuliner. Bagi kamu yang berniat memulai usaha kuliner bisa mengecek tipsnya di sini ya. Kamu juga bisa melihat rekomendasi bisnis kuliner apa saja yang cukup memiliki prospek baik di artikel ini.

You can share this post!

Related Posts