Sempat Kabur, WN Rusia Buronan Interpol Akhirnya Tertangkap di Bali
Reuters
Nasional

Seorang buronan Interpol Rusia, Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka, yang sempat melarikan diri dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bali, pada Kamis (11/2), akhirnya berhasil ditangkap.

WowKeren - Polisi berhasil meringkus warga negara Rusia yang merupakan buron Interpol, Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka, yang kabur dari kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bali, beberapa waktu lalu. Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan bahwa Andrew ditangkap di Villa Seminyak, Jalan Umalas 1, Kuta Utara, Bali pada Rabu (24/2).

"Tim Mabes Polri, Resmob Polda Bali bersama dengan pihak Imigrasi Khusus Kelas I Ngurah Rai telah melakukan penangkapan terhadap DPO Red Notice Interpol WNA Rusia Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka," kata Argo kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Rabu (24/2).

Dalam penangkapan tersebut, Argo menyebutkan jika sang buronan tidak memberikan perlawanan dan langsung dibawa ke kantor imigrasi. Selain Andrew, tim gabungan juga turut mengamankan seorang wanita yang merupakan pacar Andrew bernama Ekaterina Trubkina.


Dia diduga terlibat dalam pelarian buron tersebut. "Diamankan bersama pacarnya tanpa melakukan perlawanan. Dilanjutkan membawa DPO tersebut ke kantor Imigrasi," ujarnya.

Sebelumnya diketahui, Andrew Ayer alias Andrei Kovalenka, melarikan diri dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bali, pada Kamis (11/2), pukul 13.20 WITA. "Andrew melarikan diri dalam proses administrasi pemindahan dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar, usai dijenguk rekan wanitanya, Ekaterina Trubkina," kata Kasi Informasi dan Komunikasi Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Putu Suhendra Tresnadita, dilansir Antara, Sabtu (13/2).

Andrew merupakan buronan interpol yang masuk dalam red notice. Pemilik paspor bernomor 7536xx ini sebelumnya menjalani hukuman pidana di Lapas Kelas IIA Kerobokan karena kasus narkotika.

Setelah masa hukuman pidana berakhir, Andrew diserahkan ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai pada Minggu (3/2) lalu dan selanjutnya dikenakan Tindakan Administrasi Keimigrasian Pendeportasian dan pengusulan cekal. Namun, Andrew melarikan diri ketika akan dipindahkan, karena keterbatasan ruang detensi yang dimiliki Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts