BMKG Peringatkan Potensi Hujan Ekstrem, Wilayah Jabodetabek Siaga Banjir
Unsplash/Luka Vovk
Nasional
Fenomena Banjir 2021

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa fenomena siklon tropis berpotensi mengakibatkan intensitas hujan lebat hingga ekstrem.

WowKeren - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan ekstrem akan mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Rabu (24/2) kemarin hingga Jumat (26/2) besok. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa fenomena siklon tropis berpotensi mengakibatkan intensitas hujan lebat hingga ekstrem.

"Ekstrem di sini lebih dari 150 mm per jam," terang Dwikorita dalam konferensi pers virtual yang disiarkan di kanal YouTube infoBMKG pada Rabu (24/2). "Kurang lebih seperti kejadian hujan di Jabodetabek pada tanggal 19-20 (Februari 2021) dan juga di Semarang beberapa waktu yang lalu."

Dwikorita lantas menjelaskan bahwa dampak hujan lebat hingga ekstrem ini merata. Selain itu, hujan juga diprediksi akan turun secara terus menerus.

"Di Banten statusnya siaga banjir atau banjir bandang, kemudian DKI Jakarta statusnya juga siaga (banjir) mulai 25 Februari," jelas Dwikorita. "Dan hujan intensitas lebat hingga ekstrem diprediksi akan mulai malam ini (24/2) atau dini hari dan dapat secara menerus selama beberapa jam hingga besok malam."

Lebih lanjut, Dwikorita menekankan bahwa hal yang perlu diperhatikan adalah intensitas lebat hingga ekstrem serta hujan yang mengguyur terus menerus. Fenomena tersebut membuat DKI Jakarta hingga Jawa Tengah berpotensi mengalami banjir.


"Yang terdampak tidak hanya DKI Jakarta, tetapi serempak ini Banten siaga banjir, DKI Jakarta siaga banjir," ungkap Dwikorita. "Jawa Barat siaga banjir dan banjir bandang, Jawa Tengah siaga banjir dan banjir bandang."

Khusus di DKI Jakarta, Dwikorita memperingatkan bahwa dampak ini hampir merata. Selain itu, wilayah lain di Jabodetabek juga turut dinyatakan siaga banjir.

"Khususnya untuk DKI yang perlu diwaspadai hampir merata, yaitu Jakarta Utara siaga banjir, Jakarta Pusat siaga, Jakarta Barat siaga, Jakarta Timur siaga, Jakarta Selatan siaga," tutur Dwikorita. "Bogor siaga, Kota Depok siaga, Kota Tangerang siaga, Kota Tangerang Selatan siaga, Kota Bekasi juga siaga."

Di sisi lain, sejumlah wilayah di Pulau Jawa memang sempat terendam banjir sejak beberapa hari yang lalu. Yang terbaru, sejumlah titik di Kota Semarang, Jawa Tengah, terendam banjir pada Selasa (23/2) lalu.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo lantas menyatakan bahwa dirinya adalah orang yang paling bersalah atas peristiwa banjir. "Saya yang salah. Yang lain sudah bekerja dengan baik," cuit Ganjar kala membalas salah satu warganet di Twitter soal banjir.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts