Kemenkes Tanggapi Wacana Pemerintah Buka Sekolah Tatap Muka Juli Mendatang
Pixabay
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Tenaga Ahli Menteri Kesehatan Bidang Penanganan Pandemi COVID-19 Andani Eka Putra menilai wacana pemerintah untuk membuka sekolah tatap muka pada bulan Juli mendatang Kemungkinan bisa terlaksana.

WowKeren - Pemerintah telah memutuskan akan membuka kembali sekolah tatap muka usai vaksinasi COVID-19 kepada tenaga pendidik rampung. Pembukaan sekolah tersebut diperkirakan terjadi pada bulan Juli mendatang.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pun buka suara menanggapi wacana pemerintah tersebut. "Kemungkinan itu (Juli pembelajaran tatap muka) ada lah," kata Tenaga Ahli Menteri Kesehatan Bidang Penanganan Pandemi COVID-19 Andani Eka Putra saat ditemui di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, Kamis (25/2).

Pasalnya, Eka menyebut saat ini jumlah vaksinasi mencapai 500 ribu hingga 1 juta perbulannya. Sehingga target vaksinasi kepada 5 juta Guru dan tenaga pendidik akan tercapai.

"Karena dengan catatan 500 ribu hingga 1 juta (vaksinasi) per bulan itu akan tercapai," ujarnya. "Jadi saya rasa kemungkinan itu (selesaikan vaksinasi guru dan mulai pembelajaran tatap muka bulan Juli) ada."


Sebelumnya telah diketahui bahwa sejumlah tenaga pendidik telah menerima dosis pertama vaksin corona pada Rabu (24/2). Presiden Joko Widodo bahkan memantau langsung pelaksanaannya di SMAN 70 Jakarta di Bulungan, Jakarta Selatan.

"Hari ini vaksinasi untuk tenaga pendidik dan pendidikan telah dimulai dan saya tadi menyaksikan semuanya berjalan lancar," kata Jokowi dalam siaran langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (24/2). "Para guru, tenaga pendidik, semuanya telah yang di sini prosesnya telah dimulai."

Jokowi pun berharap setelah DKI, semua provinsi di Indonesia dapat melaksanakan vaksinasi COVID-19 untuk tenaga pendidik. Pasalnya, tenaga pendidik seperti guru merupakan salah salah prioritas penerima vaksin Corona, agar kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah dapat kembali dilakukan.

"Kami harapkan nanti setelah DKI Jakarta, semua provinsi juga melakukan hal yang sama, karena tenaga pendidik atau pendidikan, guru, kita berikan prioritas agar nanti di awal semester ke-2, pendidikan tatap muka bisa kita mulai lakukan," jelasnya.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts