Cegah Mutasi Corona Inggris Masuk Indonesia, BIN Sarankan Penutupan Wilayah
Pixabay/geralt
Nasional
Mutasi Corona Masuk Indonesia

Deputi 7 Badan Intelijen Nasional (BIN) Wawan Purwanto mengingatkan bahaya varian Corona Inggris B117, salah satunya dengan menyarankan penutupan wilayah.

WowKeren - Badan Intelijen Nasional (BIN) menyarankan pemerintah untuk melakukan blocking area atau penutupan wilayah untuk mencegah masuknya varian baru Corona dari Inggris. BIN mengatakan bahwa upaya ini sangat diperlukan karena varian tersebut mudah menular dan telah memasuki negara tetangga, termasuk Malaysia.

"Ini perlu blocking area dan upaya-upaya pencegahan lebih maksimal dan mutasi virus lain, yang patut diwaspadai adalah strain baru virus Corona," kata Deputi 7 BIN Wawan Purwanto dalam sebuah diskusi daring, Jumat (26/2).

"Mutasi virus Corona baru asal Inggris, B117, sudah memasuki beberapa (negara) tetangga kita, seperti Malaysia. Jadi setiap pihak perlu mengantisipasi ini barangnya (masuk) ke Indonesia," imbuhnya.

Wawan kemudian mengatakan bahwa mutasi virus Corona ini lebih menular jika dibandingkan dengan pendahulunya. Karena itulah penyebarannya cenderung masif dan telah menjangkau sekitar 19 negara.


Selain itu, Wawan juga mengingatkan bahaya varian virus Corona yang berasal dari Amerika Serikat. Menurutnya, varian yang pertama kali ditemukan di California tersebut menyebar dengan cepat dan memiliki risiko kematian yang tinggi.

"Varian baru tersebut sering disebut sebagai 20C atau L452R. Varian ini juga bisa menghindari antibodi yang dihasilkan oleh vaksin COVID-19 atau infeksi sebelumnya dan dikaitkan dengan penyakit parah dan kematian," pungkasnya.

Sementara itu, varian Corona Inggris B117 juga disebut dengan "VUI 202012/01". Penamaan ini berasal dari singkatan varian under investigation dengan kode sesuai waktu ditemukannya yakni Desember 2020.

Varian ini mengalami mutasi di bagian tertentu yang sempat disebut dapat menganggu pembacaan tes PCR (Polymerase Chain Reaction). Kendati demikian, para pakar memastikan tes PCR tetap bisa mendeteksinya.

Di samping itu, varian B117 ini diklaim memiliki daya penularan yang cukup tinggi hingga 70 persen atau lebih. Karena itulah tim Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia memperkirakan bahwa varian ini akan mendominasi kasus positif di Inggris.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts