Donald Trump Nyatakan Ingin Maju Pilpres AS 2024 Meski Raih ‘Rekor’ Pemakzulan
Associated Press/Carolyn Kaster
Dunia

Donald Trump masih belum menerima kekalahannya atas Joe Biden sebagai Presiden AS. Nyatakan siap maju Pilpres AS 2024, Trump sebut Biden sebagai presiden paling banyak bawa bencana.

WowKeren - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump rupanya masih belum bisa menerima kekalahannya atas Joe Biden dalam Pilpres AS 2020. Trump kini mengisyaratkan akan kembali maju dalam Pilpres AS 2024 mendatang.

Pernyataan ini diungkapkan dalam pidato Conservative Political Action Conference (CPAC) di Orlando, Florida, AS pada Minggu (28/2). Dalam kesempatan ini, Trump kembali menyerang Presiden AS Joe Biden atas kecurangan dalam Pemilu tahun lalu.

”Sebenarnya Anda tahu mereka baru saja kehilangan Gedung Putih,” kata Trump seperti dikutip dalam DW, Minggu (28/2). “Tapi siapa yang tahu... Siapa yang tahu? Saya bisa saja memutuskan untuk mengalahkan mereka ketiga kalinya, oke?”

"Joe Biden mengalami bulan pertama yang membawa bencana,” lanjutnya. (Biden membawa bencana) dibandingkan presiden mana pun dalam sejarah modern.”


Pria berusia 74 tahun ini langsung mendapatkan tepuk tangan meriah dari para pendukungnya yang hadir. Terlihat sebagian besar pendukung Trump hadir tanpa menggunakan masker sebagai protokol pencegahan virus corona.

Trump lantas melanjutkan pidatonya dengan membantah akan membentuk partai politik baru. Ia menegaskan Partai Republik masih menjadi partainya dan berjanji akan menjadi lebih kuat dalam Pilpres AS mendatang.

”Perjalanan luar biasa yang kami mulai bersama... masih jauh dari selesai. Dan pada akhirnya, kami akan menang,” ujar mantan presiden AS ke-45 tersebut. “Saya tidak membuat partai baru. Kita punya Partai Republik. Partai itu akan bersatu dan menjadi lebih kuat dari sebelumnya.”

Komitmen Trump untuk kembali maju dalam Pilpres AS 2024 mendatang tentunya sangat berani. Bagaimana tidak, selama satu periode pemerintahannya. Trump sudah menghadapi dakwaan pemakzulan sebanyak 2 kali.

Sebelumnya belum pernah ada presiden AS dalam sejarah yang dimakzulkan hingga dua kali. Semakin mengejutkan, Trump bahkan bisa lolos dari dua pemakzulan.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts