Ernest Prakasa membagikan pemikirannya soal konten plagiat yang belakangan ramai dibahas. Ernest rupanya tak setuju apabila karya plagiat terus-terusan ditolerir.
- Neressa Prahastiwi
- Sabtu, 13 Maret 2021 - 23:40 WIB
WowKeren - Plagiat menjadi kata yang belakangan ramai diperbincangkan. Kata tersebut dibicarakan setelah Young Lex merilis video musik yang dinilai mirip dengan milik Lay EXO. Mengenai kemiripan tersebut, Young Lex telah mengungkap pendapatnya di podcast Deddy Corbuzier.
Ernest Prakasa sebagai komedian sekaligus sutradara juga ikut mengomentari soal plagiarisme. Melalui Twitter, ia menegaskan tak akan menolerir konten yang sengaja menjiplak karya lain. Ernest bahkan lebih menghargai konten norak dibanding plagiat.
"Konten norak? Gapapa, norak itu relatif, selera orang kan beda-beda," tulis Ernest pada Sabtu (13/3). "Konten menjual sensasi? Gapapa, selama ada yang mengonsumsi, artinya memang itu hukum supply & demand, alamiah."
"Konten yang sengaja nyolong / ngejiplak? TAU MALU DONG, SET*N!" imbuhnya. "Menghormati ide harus dimulai dari sesama kreator. Apresiasi tersebut akan jadi teladan bagi para penikmat karya, untuk ikut menghargai nilai sebuah orisinalitas. Mari berhenti mentolerir plagiarisme."
Postingan serupa juga dibagikan melalui Instagram pribadinya. "Seniman sejati tidak menjiplak. Dan penjiplak, sejatinya bukan seniman," tegasnya pada hari yang sama.
Meski Ernest tidak menyebutkan nama, warganet telah mengarahkan tudingannya pada Young Lex. Mereka ramai menuliskan beberapa pernyataan Young Lex saat mengklarifikasi tudingan plagiarisme kepadanya di berbagai media.
"GUa KaN GaTaU bAng iTu tEmen GuA yAnG BiKin," ejek akun @the_headxxx. "'gUa kAn CuMa kASih rEfeReNsi'," sahut akun @giyanxxx. "Kan aku cuma tallent..." balas akun @squarexxx. "Setuju banget ko," kata akun @sucixxx.
(wk/nere)