Sekjen PDIP Tegaskan Megawati Penentu Capres 2024, Sudah Siap Ajukan Nama?
Instagram
Nasional

Hingga kini PDIP seolah tampak tenang dan belum menunjukkan pergerakan politik menyambut tahun 2024. Di sisi lain PDIP harus menunjuk sosok baru untuk dijadikan Capres.

WowKeren - Tahun 2021 belum berlalu setengahnya namun langkah politik menyongsong 2024 sudah mulai dilakukan sejumlah partai. Namun sejauh ini tampaknya PDI Perjuangan belum menunjukkan tanda-tanda akan melakukan hal serupa.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan sang Ketua Umum Megawati Soekarnoputri lah yang akan menjadi penentu siapa Capres yang diusung partainya. "Pilpres sudah ada mekanismenya, untuk pasangan calon, Ibu Mega yang akan menetapkan," ungkap Hasto di Jakarta, Selasa (30/3).

Perihal penetapan nama calon yang akan diusung nanti, ditegaskan Hasto, akan melalui berbagai pertimbangan Megawati yang memang sudah malang-melintang di dunia politik Tanah Air. Saat ini, terang Hasto, yang terpenting adalah menyiapkan jaringan dan struktur partai.

"Konsolidasi untuk mendapatkan elektoral partai tertinggi. Selain itu, proses kaderisasi partai harus terus berjalan," beber Hasto, dikutip dari Tempo.


Kendati demikian, Hasto tak memberikan keterangan detail mengenai kapan kira-kira calon potensial penerus Presiden Joko Widodo itu akan diumumkan. Malah Hasto menegaskan bahwa PDIP saat ini tetap berkomitmen bersama pemerintah untuk fokus membantu rakyat dalam mengatasi pandemi COVID-19.

"Bagi kami, berjuang terus untuk kepentingan rakyat yang utama," tegas Hasto. Padahal saat ini hasil berbagai jajak pendapat soal sosok presiden ideal yang diharapkan maju pada 2024 mendatang sudah mulai diungkap di berbagai kesempatan.

Seperti survei Charta Politika Indonesia yang menempatkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai Capres 2024 potensial dengan 22,2 persen suara. Lalu ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di urutan kedua dengan 20 persen, yang kebetulan juga merupakan kader PDIP.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati posisi ketiga dengan 14,2 persen. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di posisi selanjutnya dengan 12,7 persen.

Sedangkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di posisi kelima dengan 9,2 persen. Selain nama-nama itu, sejumlah sosok lain yang ikut disebut sebagai Capres potensial adalah Menteri Sosial Tri Rismaharini hingga Ketua DPR RI Puan Maharani.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts