Cinta Laura Dibully Hingga Depresi Saat Awal Masuk Dunia Entertainment, Bangkit Karena Alasan Ini
Instagram/claurakiehl
Selebriti

Cinta Laura kembali berbagi cerita soal pengalamannya menjadi korban bullying saat awal masuk dunia entertainment. Cinta Laura mengungkap alasannya bisa bangkit dari keterpurukannya kala itu.

WowKeren - Cinta Laura kembali bercerita soal bullying yang pernah ia alami di saat awal mulai memasuki dunia entertainment. Di umurnya yang masih 13 tahun, Cinta harus menghadapi olok-olok masyarakat luas karena kemampuan bahasa Indonesianya yang kurang.

Ada satu hal yang membuat Cinta sangat sedih soal bullying yang ia alami kala itu. Ia merasa masyarakat masih kurang perhatian dan menganggap remeh bullying.

"Yang membuat aku sangat sedih itu sense of awareness masyarakat dulu sangat kurang, dimana mereka tidak sadar bahwa orang yang mereka bully adalah anak berumur 12 tahun, bukan orang dewasa, dan harusnya mereka negerti tidak tumbuh besar di sini," ungkap Cinta pada Dave Hendrik di kanal YouTube Harper's Bazaar Indonesia, Kamis (1/4).


Cinta Laura mengaku peristiwa itu sangat mempengaruhi kesehatan mentalnya. Bahkan Cinta mengaku mengalami depresi dan menyalahkan diri sendiri atas masalah tersebut.

"Tapi kepedihan terbesar adalah orang-orang memilih untuk merendahkan dan mengucilkan anak kecil slash remaja muda, tanpa berpikir 2 kali bagaimana impact-nya terhadap mental anak itu," ujarnya lagi.

Meski sangat tertekan dengan persoalan itu, Cinta mengaku bukan tipe orang yang senang menunjukkan kesusahannya pada yang lain. Jadi Cinta pun terus berusaha menangani masalah tersebut seorang diri. Hingga akhirnya muncul momen saat Cinta memiliki keinginan kuat untuk merubah semua permasalahan bullying tersebut.

"Jadi saat umur 15, aku lupa awakening-nya gimana tapi tiba-tiba aku bilang ke diri aku sendiri. 'You know what, aku akan mentransformasi semua negativity yang diberikan kepada aku menjadi motivasi dan kerja keras supaya aku nggak hanya sukses dalam karier aku tapi juga bidang pendidikan, tetap mempunyai karier yang solid dan sukses dan mudah-mudahan menginspirasi untuk banyak orang. And that's exactly what i did," tutur Cinta.

Walaupun aku berhasil overcome bullying dengan menjadi the best version of myself, I'm not gonna lie, the trauma did not dissapear until 2020. Walaupun masa Covid ini masa yang susah sekali buat semua orang, ada satu hal yang membuat aku sangat bersyukur. I think 2020 was the year God open my eye and my heart to forgiving," pungkas Cinta.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts