Waspada! Kasus Aktif Menurun, Zona Merah COVID-19 RI Malah Bertambah
Unsplash/Mufid Majnun
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Jubir Satgas COVID-19 mengungkap peningkatan jumlah zona merah alias risiko tinggi penularan wabah, yakni menjadi 11 kabupaten/kota dan nihil Pulau Jawa.

WowKeren - Juru Bicara Pemerintah dalam Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro sebelumnya mengumumkan terjadi penurunan cukup signifikan dari segi jumlah kasus aktif COVID-19 di Indonesia. Namun kewaspadaan atas wabah COVID-19 tampaknya belum bisa dikendurkan begitu saja.

Pasalnya Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengumumkan bahwa sampai Minggu (11/4) kemarin, tercatat tinggal 11 kabupaten/kota Indonesia yang masuk kategori zona merah COVID-19. Namun yang menjadi sorotan, tidak ada zona merah tersebut yang tercatat di Pulau Jawa.

Menanggapi hal tersebut, Wiku mengingatkan agar pengendalian COVID-19 dengan pelaksanaan protokol kesehatan harus ditindaklanjuti dengan semaksimal mungkin. "Perkembangan ini harus ditindaklanjuti dengan konsistensi dan pengendalian COVID-19 yang baik dalam pelaksanaan protokol kesehatan maupun penyusunan kebijakan antisipatif, maupun perubahan perilaku di daerah," tutur Wiku dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (13/4).

Lantas di mana saja zona merah COVID-19 itu berada? Ke-11 zona merah COVID-19 tersebut meliputi Deli Serdang dan Kota Medan di Sumatera Utara; Kota Palembang di Sumatera Selatan; Kota Palangkaraya di Kalimantan Tengah; Tanah Laut dan Tanah Bumbu di Kalimantan Selatan; dan yang terbanyak berada di Bali yakni di Badung, Gianyar, Buleleng, Kota Denpasar, dan Tabanan.


Peningkatan juga terjadi dari segi zona oranye alias risiko sedang COVID-19. Bila pekan sebelumnya ada 289 zona oranye, kini malah bertambah menjadi 316 kabupaten/kota.

Sementara untuk zona kuning yang berarti zona risiko rendah penularan COVID-19 mengalami penurunan jumlah, dari 207 menjadi 178 kabupaten/kota. Sementara zona hijau alias wilayah tak ada kasus baru atau tidak terdampak COVID-19 mengalami kenaikan dari 7 menjadi 8 kabupaten/kota.

Sebelumnya Jubir COVID-19 Reisa Broto Asmoro mengungkap bahwa kasus aktif sudah turun ke angka di bawah 110 ribu. Bahkan berdasarkan data Selasa (13/4) hari ini kembali terjadi penurunan angka kasus aktif sebanyak 773 sehingga "tersisa" 108.599.

Sedangkan berdasarkan data hari ini, terdapat tambahan 5.702 kasus positif sehingga total kumulatifnya mencapai 1.577.526. Untuk kasus sembuh juga bertambah 6.349 orang menjadi 1.426.145. Sedangkan jumlah kasus meninggalnya bertambah hingga 126 jiwa mencapai total 42.782.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts