Sidang Kasus Swab, Habib Rizieq Ungkit Restu Untuk Bima Arya di Pilwalkot Bogor
Nasional
Polemik Tes Swab Habib Rizieq

Habib Rizieq menilai Wali Kota Bogor Bima Arya begitu cepat melaporkan dirinya secara pidana terkait persoalan tes swab COVID-19 ini. Padahal, Bima dinilainya masih bisa menempuh jalur kekeluargaan.

WowKeren - Wali Kota Bogor Bima Arya dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus tes swab Habib Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Rabu (14/4) hari ini. Habib Rizieq lantas sempat mengungkit soal restunya untuk Bima di Pemilihan Wali Kota Bogor dulu.

Awalnya, Habib Rizieq yang diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan atas saksi mempertanyakan langkah Bima melaporkan dirinya secara pidana. Menurut Habib Rizieq, Bima dengan cepat melaporkan dirinya secara pidana terkait kasus swab.

Padahal, Habib Rizieq menilai Bima seharusnya masih dapat menggunakan pendekatan kekeluargaan untuk menyelesaikan persoalan tes swab tersebut. Mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) tersebut lantas menyinggung Habib Mahdi Assegaf yang disebut sebagai pendukung utama Bima.

"Habib Mahdi Assegaf sangat dekat dengan Anda, bahkan pendukung utama Anda pada saat pemilihan di Kota Bogor," kata Habib Rizieq. "Dan saya yang merestui karena saya gurunya."


Itu berarti, Bima memiliki orang yang dekat dengan Habib Rizieq. Oleh sebab itu, Habib Rizieq heran Bima tak melakukan pendekatan secara kekeluargaan untuk menyelesaikan persoalan tes swab ini.

"Artinya Anda punya orang yang dekat dengan saya, dekat dengan Habib Hanif Alatas, kenapa ini tidak digunakan sebagai kesempatan untuk bisa kekeluargaan," jelas Habib Rizieq. "Jadi jangan langsung diambil kesimpulan saya akan langsung menolak."

Selain Habib Mahdi Assegaf, Habib Rizieq juga menyinggung kedekatan Bima Arya dengan KH Muhammad Husni Thamrin Padmawijaya. Menurut Habib Rizieq, ulama tersebut sudah dianggap sebagai orangtuanya sendiri.

Oleh sebab itu, jika dirinya diminta KH Muhammad Husni Thamrin Padmawijaya untuk menemui Bima, Habib Rizieq mengaku pasti akan langsung mematuhinya. Habib Rizieq pun kembali mempertanyakan Bima yang dinilai tak menggunakan upaya kekeluargaan dengan maksimal dan langsung menempuh jalur pidana.

"Jangankan saya lagi sehat, saya lagi sakit pun datang ke kantor Anda," pungkasnya. "Siapa yang menghalangi Anda untuk tidak manfaatkan pintu kekeluargaan ini?"

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts