Jokowi Targetkan Ekonomi Naik 7 Persen Di Kuartal II: Kalau Tidak, Akan Betul-Betul Sangat Berat
presidenri.go.id
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pada Rabu (14/4), Presiden Jokowi menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah 2021 secara virtual di Istana Negara, Jakarta. Dalam rapat tersebut, Jokowi menyampaikan target yang harus dicapai untuk laju pertumbuhan ekonomi nasional.

WowKeren - Saat ini, Indonesia diketahui sedang giat-giatnya memulihkan keadaan ekonomi yang sempat menurun akibat pandemi COVID-19. Pada saat menghadiri Rapat Koordinasi Kepala Daerah 2021 secara virtual di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/4), Presiden Joko Widodo menargetkan pertumbuhan ekonomi di kuartal II naik hingga 7 persen.

Jokowi mengatakan bahwa di kuartal II itu sangat menentukan bagi perekonomian Indonesia. Jokowi menambahkan jika tidak ada peningkatan pada kuartal II, maka kuartal berikutnya akan menjadi sangat berat.

"Hati-hati, di kuartal II tahun ini, berarti April, Mei, Juni, ini sangat menentukan sekali pertumbuhan ekonomi kita bisa melompat atau tidak," ujar Jokowi dalam rapat yang diunggah melalui kanal YouTube Sekretariat Prsiden pada Kamis (15/4). "Kalau tidak, kuartal berikutnya, kita akan betul-betul sangat berat, kita harus bisa meningkatkan, menaikkan paling tidak di atas 7 persen di kuartal II."

Jokowi menyadari bahwa untuk mencapai target tersebut tidak lah mudah dan cukup berat. Maka dari itu, Jokowi meminta dukungan pada seluruh kepala daerah serta pemerintah terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.


Jokowi menyampaikan bila mencapai target, di kuartal berikutnya akan menjadi lebih mudah. "Begitu di kuartal II bisa mencapai angka yang tadi saya sampaikan, kuartal berikutnya akan menjadi lebih mudah," imbuhnya.

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan salah satu hal yang dapat dilakukan kepala daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional yakni dengan mempermudah setiap investasi yang masuk. Jokowi menganggap setiap investasi yang masuk, dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Selain itu, Jokowi juga mengatakan jika pemerintah daerah memperlambat proses izin investasi itu sama saja dengan memperlambat laju pertumbuhan ekonomi nasional. Karenanya kunci pertumbuhan ekonomi nasional juga dari pertumbuhan ekonomi di daerah. "Kalau ekonomi daerah tidak naik, tidak meningkat, artinya juga ekonomi nasional juga tidak akan meningkat," terang Jokowi.

Jokowi menegaskan bahwa hampir semua negara saat ini sedang berkonsentrasi kepada investasi. Maka dari itu, Jokowi meminta dukungan penuh dari kepala daerah terhadap dunia usaha agar dapat mengimplementasikan Undang-Undang Cipta Kerja, sehingga bisa optimal meningkatkan investasi. "Berikan dukungan penuh kepada dunia usaha yang ingin investasi atau yang sudah ada untuk bisa kembali segera bangkit," pungkas Jokowi.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts