Firasat Wirang Birawa ini Diduga Terkait Nasib Hilangnya KRI Nanggala
Instagram/wirangbirawa
Selebriti

Wirang Birawa mendadak membahas soal air yang membuat 'nya' jauh lebih dalam. Firasat Wirang tersebut diduga terkait KRI Nanggala yang sudah hilang lebih dari 72 jam di perairan Bali.

WowKeren - Wirang Birawa kembali menuliskan firasatnya melalui Instagram pribadi. Sambil membagikan potretnya sedang mengendarai jet ski, Wirang membicarakan soal air.

"Air itu sudah membuat nya jauh lebih dalam lagi," tulis Wirang pada Sabtu (24/4). Firasat Wirang berlanjut di kolom komentar.

"'Langit di atas, pasir di bawah, ada kedamaian di dalam.'," imbuh pria yang dikenal sebagai Master Firasat ini. Warganet sontak menghubungkannya dengan hilangnya KRI Nanggala di perairan Bali.

"@wirangbirawa Innalillahiwainnaillaihiroji’un semoga para awak kapal husnul khotimah dan keluarga yg berduka diberi kekuatan dan keikhlasan," komentar akun @sitixxx. "@wirangbirawa apa mungkin sudah tidak bisa d slamatkan bang...kode banget kalau wirang yg ngomong," balas akun @dietaxxx.


"YaAllah, semoga bisa lekas ditemukan dalam keadaan apapun #prayfornanggala402," sahut akun @rahmaxxx. "AlFatihah,temukanlah ya Allah apapun keadaannya..,semoga kau mudahkan ya Robb," tulis akun @rodiahxxx.

Firasat Wirang Birawa ini Diduga Terkait Hilangnya KRI Nanggala

Instagram

Seperti diketahui, KRL Nanggala-402 dinyatakan hilang sejak Rabu (21/4) pagi. Sebanyak 53 kru telah hilang lebih dari 72 jam sehingga stok oksigen diperkirakan sudah habis.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mengungkap dugaan penyebab KRI Nanggala-402 hilang kontak. Doa agar terdapat mukjizat untuk KRI Nanggala terus digaungkan masyarakat Indonesia, salah satunya melalui media sosial.

Melalui InstaStory, Wirang juga kembali mengingatkan apabila firasat bukan sesuatu yang musyrik. Lebih lanjut, pria yang dikenal dengan topeng putihnya ini membagikan kutipan sebuah buku untuk menguatkan pernyataannya.

"FIRASAT BUKANLAH kemusyrikan. Hingga nanti, firasat akan tetap menjadi bagian dari prinsip (kepada-Mu kami menyembah da kepada-Mu kami memohon pertolongan)," tertulis dalam buku yang dibaca Wirang. "Demikianlah yang ditegaskan oleh Imam Ibnu Qayyim dalam bukunya (Titian-titian Bagi Pencari Tuhan)."

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts