NU'EST Saling Bahas Lagu Solo Satu Sama Lain di Album Baru Mereka 'Romanticize'
Twitter/NUESTNEWS
Musik

NU'EST merilis album full kedua mereka yang berjudul 'Romanticize'. Ini adalah album penuh pertama mereka dalam tujuh tahun. Dari 10 lagu di album, lima di antaranya adalah lagu solo anggota.

WowKeren - Awal bulan ini, NU'EST merilis album full kedua mereka yang berjudul "Romanticize". Ini adalah album penuh pertama mereka dalam tujuh tahun, sebuah pencapaian penting bagi grup berusia 9 tahun itu. Dari 10 lagu di album, lima di antaranya adalah lagu solo anggota.

Selama wawancara dengan Jeff Benjamin untuk Forbes, para anggota diminta untuk meninjau lagu solo masing-masing. Ren berbicara tentang lagu solo Hwang Minhyun, "Earphone," yang mendeskripsikan lagu tersebut sebagai "penyembuhan".

"Ini tentang merefleksikan emosi Anda di malam hari sambil mendengarkan lagu. Ini adalah lagu R&B yang memiliki banyak daya tarik, tapi yang benar-benar menarik bagi saya, pada awalnya, adalah saya pikir judulnya sangat unik dan sangat segar," ungkap Ren.

"Saya pikir liriknya berjalan sempurna dengan nuansa dan judul lagu seperti halnya vokal dan karakteristik vokal Minhyun. Saya sangat menyukainya. Tapi ini adalah lagu yang memberi saya banyak penyembuhan dan banyak penghiburan," lanjutnya.

Hwang Minhyun, sebaliknya, terbuka tentang perasaannya pada lagu JR "Doom Doom". "Ketika saya mendengar 'Doom Doom' untuk pertama kalinya, itu adalah lagu yang sangat kuat. Karena JR mengambil bagian dalam aransemen lagu tersebut, saya merasa bahwa dia mengaransemen lagu ini dengan mempertimbangkan penampilan," ungkap Minhyun.

"Saya menantikannya melihat bagaimana itu akan dilakukan dan melihat langsung di mana kita dapat mulai mengadakan konser lagi. Ada sesuatu yang sangat saya nantikan," pungkas Minhyun.


Sang leader JR berugas mengomentari lagu solo miliki Baekho. Menurutnya lagu solo Baekho "Need It" itu sangat seksi. "Menurutku lagu solo benar-benar mengekspresikan artis dan artisnya. Kesan yang kudapat dari lagu Baekho adalah lagu yang sangat seksi," ungkapnya tanpa ragu.

"Dan aku memikirkan tentang panggung, dan aku banyak memikirkan tentang semua kulit dan keseksian yang keluar dari lagu ini. Saya pikir itu adalah penampilan lain yang bisa kami nantikan. Tapi itulah yang saya rasakan, kekuatan itu dan keseksian untuk membuat pertunjukan yang semua orang bisa nantikan," ungkap JR.

Baekho menjelaskan bahwa lagu solo mereka mencerminkan apa yang dianggap romantis oleh setiap anggota. Jadi, ketika berbicara tentang lagu Ren "Rocket Rocket", dia melihatnya sebagai penggambaran Ren tentang seseorang di atas panggung.

"Lagu solo kami adalah jenis yang kami rasa romantis. Ren mengatakan dirinya di atas panggung adalah hal yang romantis. Saya pikir saat mendengarkan lagu ini, saya adalah seseorang yang juga suka berada di atas panggung dan tampil juga sehingga saya benar-benar bisa berhubungan untuk itu. Tapi itu juga lagu yang aku bisa rasakan energi Ren keluar darinya, lagu yang bisa kamu dengarkan sendiri yang terasa bagus dan juga trek latihan yang sempurna," terang Baekho.

Aron, yang saat ini sedang dalam masa jeda kesehatan mental, tidak menghadiri wawancara, jadi Baekho dan JR berbicara di lagu "I’m Not". "Yang Aron rasakan romantis adalah dirinya sendiri sebagai bagian dari NU'EST dan bagian dari tim ini," pungkas mereka.

"Saat kami bekerja sama dalam lagu ini, 'I'm Not', saya belajar banyak tentang perasaannya dan itu adalah waktu untuk menemukan siapa Aron dan lebih banyak lagi emosinya. Itu adalah lagu yang sangat sentimental, itu mengeluarkan banyak emosi; itu membuatmu bahagia dan itu sangat menghibur. Semua emosi itu bersaing pada saat yang sama," tutup Baekho.

(wk/putr)

You can share this post!

Related Posts