HYBE makin membuktikan eksistensinya di dunia industri permusikan dunia. Label itu bahkan telah menjadi bagian dalam daftar '100 Perusahaan Paling Berpengaruh Tahun 2021' versi Majalah TIME.
- Putri Stevania
- Rabu, 28 April 2021 - 11:18 WIB
WowKeren - Label yang menaungi Big Hit Music, HYBE kini membuktikan eksistensinya di dunia industri permusikan dunia. Label yang menaungi berbagai artis K-Pop ternama itu bahkan telah menjadi bagian dalam daftar "100 Perusahaan Paling Berpengaruh Tahun 2021" versi Majalah TIME.
Daftar 100 perusahaan paling berpengaruh ini sendiri dibagi menjadi 5 kategori yakni Pioneers, Leaders, Innovators, Titans, and Disruptors. Daftar tersebut menyoroti bisnis yang membuat pengaruh di seluruh dunia.
Mereka memilih pesaing di berbagai bagian seperti perawatan kesehatan, transportasi, hiburan, dan banyak lagi. TIME kemudian mengevaluasi perusahaan berdasarkan relevansi, inovasi, dampak, ambisi, kepemimpinan, dan kesuksesan mereka.
Beberapa contoh dari kategori tersebut adalah "Leaders" yang terdiri dari NBA, Twitter, Sony, Johnson & Johnson. Untuk "Innovator" terdapat Nintendo, Netflix, Zoom, Ikea, Adidas Kelompok "Titans" terdapat Amazon, Google, Walmart, Tencent, Disney. Sementara di kelompok "Disruptors" ada DoorDash, OnlyFans, Robinhood, Tesla, dan GoFundMe
Di sisi lain, HYBE berhasil masuk kategori "Pioneer". Perusahaan itu berhasil menjadi satu-satunya agensi hiburan K-Pop, besaing dengan perusahaan seperti Savage X Fenty, Roblox, Headspace, dan Beyond Meat.
HYBE, seperti yang diketahui banyak orang, adalah kerajaan musik dan hiburan yang awalnya bernama Big Hit Entertainment (meskipun Big Hit masih ada di bawah HYBE). Perusahaan ini termasuk raksasa K-Pop seperti BTS (Bangtan Boys), TXT, SEVENTEEN (II), ENHYPEN, G-FRIEND, dan banyak lagi.
Belum lagi, label tersebut baru saja mengakuisisi label Amerika, Ithaca Holdings, yang merupakan rumah bagi Justin Bieber dan Ariana Grande. Salah satu perwakilan dari majalah TIME, Raisa Bruner memberikan alasan mengapa HYBE berhasil masuk dalam daftar.
"Seperti Disney sebelumnya, HYBE memandang setiap tindakannya sebagai kekayaan intelektual untuk dikembangkan menjadi dunia pengalaman dan produk yang ramah penggemar. Dalam kasus BTS, itu berarti segalanya mulai dari logo di smartphone Samsung hingga pesta Fortnite virtual," ungkap Raisa Bruner.
HYBE terus menunjukkan kehebatannya dalam industri hiburan dan terus-menerus mencapai pencapaian baru serta pengakuan baru. Tak hanya itu, berbagai inovasinya di dunia musik Korea membuat fans lokal maupun Internasional memiliki banyak akses untuk mencari tahun tentang artis favoritnya.
(wk/putr)