Presiden Jokowi Dorong Perencana Maksimalkan Kemajuan IPTEK: Jangan Hanya Jadi Pengguna
Instagram/jokowi
Nasional

Perkembangan yang sangat pesat atas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi tidak dapat dipungkiri. Presiden Jokowi meminta para perencana, khususnya pelaku perekonomian bisa memanfaatkanya secara maksimal.

WowKeren - Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) saat ini diketahui berkembang sangat pesat. Maka dari itu Presiden RI Joko Widodo berharap seluruh elemen masyarakat bisa turut memanfaatkannya dengan maksimal, khususnya pihak-pihak pelaku ekonomi.

Jokowi mengatakan penggunaan IPTEK semakin tidak bisa dihindarkan, apalagi di tengah masa pandemi COVID-19. Pelayanan pemerintah, pendidikan, dan bisnis ritel yang tidak bisa dilakukan secara luring, harus dirubah cepat menggunakan instrumen daring.

Jokowi menegaskan dalam menghadapi kompetisi dunia yang semakin ketat, maka kecepatan, ketepatan, dan efisiensi merupakan pondasi penting untuk bisa bersaing. Maka dari itu, Jokowi mendorong para perencana mempertimbangkan perkembangan IPTEK.

Jokowi meminta para perencana juga turut menjadi produsen dalam perkembangan teknologi digital. Selain itu, juga harus bisa memperoleh manfaat semaksimal mungkin dari perkembangan IPTEK.


"Dalam perkembangan teknologi yang cepat, apalagi akan dimulainya konektivitas digital 5G," ujar Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional Tahun 2021, Selasa (4/5). "Hati-hati, kita juga jangan hanya menjadi pengguna, kita jangan hanya menjadi smart digital users, tetapi kita harus mampu mencetak smart digital specialist."

Dengan begitu, Indonesia bisa mencetak para ahli teknologi yang handal, mampu bersaing, dan kompetitif. Selain itu, juga harus bisa mengembangkan smart digitalpreneur yang mengembangkan kewirausahaan. Sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan di dalam negeri.

"Hampir semua perusahaan sekarang ini adalah perusahaan teknologi, karena dari situlah value edit diciptakan," terang Jokowi. "Sangat bergantung pada kecanggihan dan inovasi teknologinya."

Seperti yang terjadi pada sektor keuangan, sudah marak bermunculan Finance Technology atau yang biasa disebut dengan Fintech. Jokowi menilai Fintech dapat dioperasikan dengan sangat efisien.

Hal itu menunjukkan bahwa industri keuangan saat ini sudah mulai bergeser dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan mengandalkan inovasi. "Hati-hati mengenai ini," imbuhnya.

Selanjutnya, Jokowi menyampaikan bahwa juga harus mengantisipasi perkembangan teknologi di dunia kesehatan (healthtech). Healthtech akan semakin berkembang dengan pesat, menjadi lebih dari sekadar pemeriksaan atau konsultasi medis jarak jauh. Tetapi juga pemanfaatan untuk diagnosis, pelaksanaan pengobatan, hingga tindakan operasi jarak jauh.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts