Sederet Larangan Anies Baswedan Saat Lebaran: Tak Boleh Ziarah Makam hingga Silaturahmi-Open House
Instagram/aniesbaswedan
Nasional
Idul Fitri 2021

Anies Baswedan mengungkap seluruh TPU di Jabodetabek akan tutup selama 12-16 Mei 2021. Langkah ini ditempuh demi mencegah timbulnya kerumunan ziarah makam selama Lebaran.

WowKeren - Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah akan tiba dalam beberapa hari. Namun karena berlangsung di tengah pandemi COVID-19, mobilitas warga pun harus diawasi sedemikian rupa demi mencegah pecahnya ledakan wabah.

Alasan itu yang menyebabkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan sejumlah larangan. Termasuk di antaranya agar warga tidak melakukan ziarah ke makam selama Lebaran.

Karena itulah, Anies mengumumkan penutupan kunjungan tempat pemakaman umum (TPU) pekan ini. Bukan cuma di Ibu Kota, penutupan TPU ini juga akan dilakukan di seluruh wilayah Jabodetabek.

"Kegiatan ziarah kubur ditiadakan," ujar Anies setelah melakukan rapat koordinasi dengan Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, dan perwakilan pemerintah di daerah Bodetabek, Senin (10/5). "Mulai ditiadakan tanggal 12 Mei sampai dengan hari Minggu 16 Mei, seluruh pemakaman di Jabodetabek akan ditutup dari pengunjung untuk ziarah."

Namun Anies memastikan kegiatan pemakaman harian tetap akan berjalan normal di TPU terkait. "Tetapi untuk kegiatan pemakaman sendiri berjalan di tempat-tempat pemakaman itu, nanti diatur oleh dinas yang mengelola pemakaman," imbuhnya.


Bukan cuma itu, sang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga meminta masyarakat untuk berkegiatan di rumah saja selama libur Lebaran. Bahkan open house, silaturahmi ke tetangga, atau halalbihalal juga sebaiknya ditiadakan.

"Dianjurkan untuk tidak melakukan kegiatan saling mengunjungi dalam wilayah yang sama atau lintas wilayah," kata Anies, dikutip pada Selasa (11/5). "Baik skala kampung, kelurahan, kecamatan, kota, kabupaten ataupun provinsi."

Menurut Anies, aktivitas semacam itu tetap bisa dilakukan namun secara virtual. "Begitu juga dengan kegiatan silaturahmi, mendatangi tokoh masyarakat, tokoh agama, teman, tetangga dianjurkan menggunakan media virtual sampai dengan akhir bulan Syawal," katanya.

Anies juga mewanti-wanti perkantoran yang mulai buka Senin (17/5) agar tidak menggelar halalbihalal karyawan. "Dalam artian bertemu, bersalaman karena itu kemudian nanti akan mengganggu ikhtiar kita untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19," imbuhnya.

Terdapat sejumlah larangan yang harus dipatuhi masyarakat selama Lebaran ini. Termasuk tidak boleh mudik, takbir keliling, atau kegiatan lain yang berpotensi meningkatkan kerumunan serta mobilitas.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts