Singapura Catat Peningkatan Kasus COVID-19, Travel Bubble dengan Hong Kong Terancam Ditunda
pixabay.com/Ilustrasi
Dunia
Pandemi Virus Corona

Seorang pejabat tinggi menyatakan gelembung perjalanan Hong Kong yang telah lama dinanti-nanti dengan Singapura tampaknya tidak mungkin diluncurkan pada 26 Mei seperti rencana.

WowKeren - Gelembung perjalanan atau travel bubble Singapura dan Hong Kong yang telah lama dinanti-nanti tampaknya akan mengalami penundaan. Gelembung perjalanan ini sejatinya dijadwalkan akan dibuka pada 26 Mei mendatang.

Seorang pejabat tinggi menyatakan jika gelembung perjalanan Hong Kong yang telah lama ditunggu-tunggu dengan Singapura tampaknya tidak mungkin diluncurkan pada 26 Mei seperti yang direncanakan, di tengah lonjakan kasus virus korona baru-baru ini di negara kota itu. Edward Yau Tang-wah, sekretaris perdagangan dan pembangunan ekonomi Hong Kong, mengatakan telah menghubungi mitranya dari Singapura pada hari Kamis dan Jumat tentang perkembangan terbaru dari situasi pandemi di negara itu.

"Menteri Singapura mengatakan kepada saya bahwa ada kemungkinan besar pengaturan gelembung tidak dapat dilanjutkan di bawah mekanisme yang disepakati pada 26 Mei," katanya di sela-sela forum, mengutip perlunya "tindakan pencegahan mutlak".


Sementara itu, Hong Kong, mengonfirmasi hanya satu kasus COVID-19 yang diimpor pada hari Jumat. Yau berharap mendapat jawaban yang pasti tentang rencana gelembung perjalanan pada awal pekan depan setelah diskusi lebih lanjut dengan pemerintah Singapura.

Beberapa hari sebelumnya, dia memperkirakan tanggal peluncuran gelembung akan bertahan meskipun ada infeksi lokal sporadis. Sementara beban kasus Hong Kong telah menurun, sebaliknya di Singapura justru terjadi peningkatan, yang sekarang memiliki 12 klaster aktif.

Negara kota itu telah mencatat 112 infeksi domestik bulan ini, dibandingkan dengan 55 kasus pada April dan hanya sembilan pada Maret. Singapura melaporkan 24 kasus lokal baru COVID-19 pada Kamis (13/5), total satu hari tertinggi sejak Juli tahun lalu.

Yiu Si-wing, seorang anggota parlemen untuk sektor pariwisata Hong Kong, menyatakan kekecewaannya atas berita bahwa gelembung perjalanan diperkirakan akan ditunda. "Infeksi di Singapura semakin parah, dan Hong Kong juga harus berhati-hati untuk menghindari wabah gelombang kelima," ujarnya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts