DKI Jakarta Dihiasi Lampu Bernuansa Bendera Palestina Sebagai Bentuk Rasa Simpati
commons.wikimedia.org/Makbula Nassar
Nasional

Banyak hal yang dilakukan masyarakat dalam menunjukkan rasa simpatinya terhadap kondisi Palestina. Seperti yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan menyalakan lampu bernuansakan bendera Palestina.

WowKeren - DKI Jakarta dihiasi dengan lampu-lampu indah yang bernuansakan bendera Palestina. Hal itu dilakukan sebagai bentuk rasa simpati Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas kondisi yang saat ini tengah menimpa Palestina.

Lampu-lampu bernuansakan bendera Palestina tersebut diletakkan di beberapa titik jalan protokol dan jembatan penyeberangan orang (JPO). Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengatakan pemasangan lampu tersebut merupakan instruksi langsung dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Saya diinstruksikan Pak Gubernur untuk men-setting warna bendera Palestina sebagai pesan solidaritas pada bangsa Palestina," ujar Hari kepada wartawan, Selasa (18/5) malam. "Dan sebagai awareness bagi kita publik luas tentang permasalahan yang sedang melanda bangsa Palestina."

Adapun JPO yang dipasangi lampu yakni JPO Polda, GBK, Bundaran Senayan, Sumarno, Jelambar, Daan Mogot, Pasar Minggu, serta Senen. Selain itu, lampu-lampu itu juga dinyalakan di Terowongan Kendal dan Simpang Susun Semanggi.


Sebelumnya, Anies telah menunjukkan bahwa dirinya mendukung Palestina saat melaksanakan ibadah salat Idul Fitri di kediamannya yang berlokasi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Kamis (13/5). Saat itu, ia mengenakan serban putih bermotif batik yang pada ujung-ujungnya dihiasi dengan bendera Indonesia dan Palestina.

Tidak hanya Anies, kedua puteranya pun terlihat mengenakan serban serupa. "Saudara kita di Palestina, anak-anak kita di Palestina, mereka bersujud dalam suasana tegang, mereka menjalani Ramadan dalam suasana di mana saudaranya meninggal, korban dari kekerasan," terang Anies.

Sementara Anies dan masyarakat Indonesia lainnya berbondong-bondong turut prihatin dan memberikan rasa simpatinya terhadap Palestina, seorang siswa SMA di Kabupaten Bengkulu Tengah malah melakukan tindakan tercela. Siswa SMA tersebut sempat viral karena mengunggah video yang diduga menghina Palestina.

Siswa SMA tersebut diketahui berinisial MS. Video viral itu berdurasi delapan detik dan berisikan kata-kata tak pantas. Kasus video viral tersebut sempat diusut secara hukum, namun saat ini kasus hukumnya telah dihentikan. Meski demikian, pihak sekolah MS memutuskan untuk mengeluarkannya.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts