Rizki Syafaruddin dan Ridho Syafaruddin kini telah kembali dari Medan. Keduanya pun menceritakan bagaimana sebelumnya sempat merasakan firasat aneh sebelum sang ayah meninggal.
- Lailatul Maghfiroh
- Kamis, 27 Mei 2021 - 16:51 WIB
WowKeren - Belum lama ini duka mendalam tengah dirasakan oleh Rizki Syafaruddin dan kembarannya, Ridho Syafaruddin lantaran sang ayah meninggal dunia. Keduanya pun langsung bergegas ke Medan, Sumatera Utara setelah mendapati kabar tersebut.
Lantas kini Rizki dan Ridho telah kembali ke Jakarta. Ia pun menerangkan bahwa selama mudik Lebaran keduanya menerapkan protokol kesehatan dengan baik.
"Ya alhamdulillah perjalanan yang luar biasa. Kita mudik sebelum larangan mudik karena tahun lalu belum sempet mudik dan baru bisa tahun ini. Kita mudik naik pesawat juga sesuai protokol kesehatan. Dan naik mobil dari Medan ke Jakarta selama 4 hari tanggal 17 kita pulang pas tanggal 21 dapat kabar kalau bapak udah meninggal," ungkap Rizki saat ditemui WowKeren di Bilangan Senayan Jakarta, Kamis (27/5).
Dalam kesempatan yang sama, Ridho pun menceritakan bahwa kedua orangtuanya memang sempat sakit namun sang ayah sempat sembuh. Hingga kemudian saat Lebaran sang ayah sempat merasakan tak enak badan.
"Jadi pas sebelum lebaran mamah memang lagi sakit terus papa juga tapi udah sembuh dan akhirnya ya pas lebaran mamak sempet diinfus. Pas kita balik setengah jam kemudian papah itu udah menggigil, ga enak badan," ungkap Ridho.
Karena kondisi tersebut, Rizki justru merasakan firasat akan terjadi hal tidak baik pada ibunya. Namun ternyata yang meninggal adalah ayahnya. "Sebenernya hawa-hawa firasat sudah ada. Tapi lebih ke mamak karena mamak sakit mungkin mamak duluan. Tapi kalau papah sendiri untuk orang meninggal tabiat-tabiat itu ngga ada," terangnya.
Namun di sisi lain, Ridho mengaku merasakan keanehan ketika terakhir kali melihat video di momen Lebaran bersama kedua orangtuanya. "Tapi sedikit aneh lebih ke diem sih pas kita liat video-video lebaran dia diem gitu," ujarnya.
Ridho pun mengatakan bahwa banyak yang tak percaya kalau sang ayah telah meninggal. Lantaran sang ayah tak memiliki riwayat penyakit serius sebagai tanda-tanda akan meninggalkan keluarga tercinta untuk selama-lamanya.
"Alhamdulillah papah meninggalnya dalam keadaan baik di hari Jumat, habis maaf-maafan di bulan Syawal, sempet silaturahmi ke temen-temennya. Bahkan temen-temennya ga percaya karena gak sakit. Kecuali penyakit orang tua kali ya kek kolesterol ada xuman ga kambuh," pungkas Ridho.
(wk/lail)