Israel Wacanakan Gencatan Senjata Permanen dengan Hamas Palestina?
Pixabay/Defence-Imagery
Dunia

Mesir bersedia menjadi perantara untuk upaya gencatan senjata permanen antara Israel dan Palestina yang terus diusahakan, begitu pula dengan rencana rekonstruksi Gaza.

WowKeren - Konflik perebutan wilayah antara Israel dan Palestina terus bergulir panas beberapa waktu belakangan. Bahkan pada Ramadan yang jatuh sekitar bulan Mei 2021 kemarin, konflik antara kedua negara makin meningkat hingga menewaskan ratusan warga sipil.

Mesir pun menjadi salah satu negara yang terus mengupayakan perdamaian antara Israel dan Palestina. Kini bahkan Mesir mencoba membuat kedua negara menyepakati gencatan senjata permanen demi menghindari pertumpahan darah lagi ke depannya.

Menteri Luar Negeri Mesir, Sameh Shoukry, menggelar pertemuan dengan Menlu Israel Gabi Ashkenazi di Kairo pada Minggu (30/5) waktu setempat. "(Sepakat) mempertimbangkan perlunya kepekaan khusus terkaiut dengan Yerusalem Timur, Masjid Al Aqsa, dan semua situs suci Islam dan Kristen," demikian disampaikan Kemenlu Mesir dalam pernyataan resminya.

Mesir memang seolah tak lelah mengupayakan perdamaian antara Israel dan Palestina. Gencatan senjata yang tercapai pada Jumat (21/5) kemarin pun merupakan buah kerja keras Mesir dalam mendamaikan Israel dan Hamas yang bekerja untuk pemerintah Palestina.


Kini Mesir akan menggandeng Amerika Serikat dan partner-partner regional untuk memperpanjang masa gencatan senjata, atau kalau perlu bersifat permanen. Meski belum diketahui apakah upaya diplomasi ini akan mencapai titik terang atau tidak mengingat konflik Israel dan Palestina sudah berlangsung begitu panjang.

Mesir pun tak hanya aktif berkomunikasi dengan pihak Israel. Seperti belum lama ini Kepala Intelijen Mesir Abbas Kamel bertemu dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas untuk menyampaikan pesan dari Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi. Pada kesempatan itu, Mesir menegaskan dukungannya untuk Palestina dan Abbas.

Melansir kantor berita MENA, Kairo akan menjadi tuan rumah dalam pembicaraan termasuk soal rekonstruksi Jalur Gaza dan wilayah yang diduduki Israel di Tepi Barat. Dengan demikian memungkinkan bagi pemerintah Palestina menyalurkan bantuan makanan sampai listrik ke wilayah Tepi Barat, juga perluasan wilayah laut untuk para nelayan Gaza.

"Peran otoritas Palestina sangat penting dalam pembicaraan," tutur seorang pejabat Mesir yang tak disebutkan namanya, dikutip dari Associated Press, Senin (31/45). "Mesir sedang berusaha untuk melibatkan Palestina lebih dalam terkait proses rekonstruksi."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait