Mantan Wakil Wali Kota, Pasha Ungu Ikut Bereaksi Soal Oknum Satpol PP Patahkan Gitar Pengamen
Instagram/pashaungu_vm
Selebriti

Susul Anang Hermansyah dan Ifan Seventeen, Pasha Ungu yang juga seorang musisi sekaligus mantan wakil Wali Kota ikut bereaksi mengenai video oknum Satpol PP yang patahkan gitar pengamen. Begini katanya.

WowKeren - Belum lama ini sejumlah musisi mengkritik keras tindakan seorang oknum Satpol PP yang mematahkan gitar pengamen hingga videonya viral di jagat maya. Sebut saja mulai dari Ifan Seventeen hingga Anang Hermansyah. Menyusul kedua penyanyi ternama ini, kini ada Pasha Ungu yang ikut bereaksi dan buka suara. Hal ini disampaikannya melalui sebuah unggahan di laman Instagram miliknya.

Awalnya Pasha mengomentari terkait tugas Satpol PP yang memnag tidak mudah. Menurutnya kewajiban dan tugas mereka dalam menjalankan Perda memang tak bisa ditawar-tawar.

Tugas satpol PP itu tidak mudah.. secara undang-undang kewajiban menegakkan perda itu mutlak tidak bisa ditawar,apakah itu penertiban kawasan tertentu,penertiban lingkungan,penertiban bentuk usaha yang dilanggar juga termasuk penertiban bagi siapapun yang melanggar ketertiban umum dan masih banyak lagi tugas berat lainnya,” ungkap Pasha Ungu mengawali.

Pasha yang sebelumnya juga sempat menjabat sebagai wakil Wali Kota mendukung aparatur sipil bekerja optimal dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Meski begitu, ia dengan tegas tak membenarkan aksi oknum Satpol PP tersebut yang sudah merusak dan mematahkan gitar pengamen yang digunakan untuk mencari rezeki.


Persoalan tugas tersebut tentu saya secara pribadi juga selaku mantan wakil walikota dan Plt.walikota sangat mendukung dan mendorong agar aparatur sipil kita khususnya pol-PP dapat bekerja se-optimal mungkin dalam rangka memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” sambungnya. “Namun dalam kasus ini’ terlepas benar atau tidaknya pengamen dijalanan yg sedang mencari hidup bagi mereka atau keluarga mereka selama bukan melakukan hal2 yang bersifat kriminal maka penghancuran alat musik oleh oknum pejabat Satpol-PP setempat yg digunakan pengamen untuk mencari rezeki ini tentunya juga tidak dapat dibenarkan,” ucap Pasha Tegas.

Pasha menilai jika tindakan tersebut sangat berlebihan, sementara ia menyebut jika aparat sipil juga seharusnya mengayomi dan membina masyarakat. Suami Adelia Wilhelmina ini pun berharap agar masalah ini bisa selesai dan tak terulang lagi.

Sangat berlebihan dan cenderung emosional tidak mencerminkan aparatur yang melayani dan mampu mengayomi masyarakat serta membina siapapun yang dianggap melanggar ketertiban umum.. semoga masalah ini segera bisa diselesaikan dengan baik dan hal seperti ini tidak terjadi lagi ditempat yang lain.. bismillah,” pungkasnya.

Tanggapan yang diberikan Pasha cukup menuai perhatian dari pengguna Instagram lainya. Mayoritas warganet menyetujui pendapat mantan wakil Wali Kota Palu ini dan memebrikan acungan jempol untuk pernyataan yang dituliskannya.

(wk/sept)

You can share this post!

Related Posts