Prabowo Subianto Kode Nyapres Lagi, Bakal Didampingi Siapa?
Instagram/Prabowo
Nasional

Menhan Prabowo Subianto dikabarkan akan kembali maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, meski demikian belum dapat dipastikan siapa yang bakal mendampinginya nanti.

WowKeren - Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, masih akan digelar tiga tahun lagi. Meski demikian, panggung politik telah ramai memperbincangkan nama-nama yang akan diusung menjadi Capres 2024.

Salah satu nama yang santer diperbincangkan bakal maju menjadi Capres 2024 adalah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Prabowo digadang-gadang akan kembali maju di Pilpres 2024, namun sosok yang bakal mendampinginya masih belum diketahui. Sempat terdengar bahwa Ketua DPR RI Puan Maharani bakal dampingi Prabowo maju Pilpres 2024.

Dalam podcast Deddy Corbuzier yang diunggah pada kanal YouTube-nya Minggu (13/6), Prabowo ditanya mengenai apakah akan kembali maju di Piplres 2024. Menanggapi pertanyaan tersebut, Prabowo tidak menjawabnya secara gamblang, ia hanya mengatakan kalau memang diberi kepercayaan untuk maju di Pilpres 2024, ia akan bersedia mengikutinya. "Loh, kalau untuk mengabdi dan diberi kesempatan, diberi kepercayaan, kenapa tidak?" jawab Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa untuk mencalonkan diri sebagai Presiden itu bukanlah hal yang mudah. Baginya, mencalonkan diri sebagai Presiden merupakan bagian dari pengabdian negara.


Menurut Prabowo, setiap orang yang mencintai tanah airnya apabila diberi kesempatan untuk mengabdi kepada negaranya akan bersedia menjadi calon Presiden. Kemudian, ia juga menyebut bahwa sebenarnya banyak kader-kader yang ingin menjadi Capres.

Meski banyak yang menginginkan Prabowo kembali maju di Pilpres, namun pihaknya menyampaikan bahwa untuk menjadi Capres banyak faktor yang mempengaruhi. "Kita kan nggak bisa maju sendiri, harus ada teman, harus ada dukungan kiri-kanan, dan sebagainya, it's not just easy, kita realistis lah," terang Prabowo.

Prabowo mengaku bahwa dirinya tidak mempermasalahkan jika nantinya jumlah Capres akan menjadi lebih banyak. Ia akan tetap mengikuti kondisi dan sistem pada tahun 2024.

Meski demikian, Prabowo menuturkan bahwa akan lebih efisien jika Capres yang maju di Pilpres 2024 nanti hanya dua pasang. Namun ketika disinggung jika hanya ada dua calon pasangan, akan membentuk opini publik bahwa Indonesia terbelah menjadi dua kubu.

Menanggapi hal tersebut, Prabowo menegaskan bahwa mau bagaimanapun, mau sebanyak apapun calonnya, pada akhirnya masyarakat hanya bisa memilih satu. "Belum tentu pasangan yang satu itu bisa langsung mendapat mayoritas 50 persen plus 1," tandas Prabowo.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts