Bagikan Video IGD Wisma Atlet Ramai, Tompi Beri Imbauan Ini Ke Masyarakat
Instagram/dr_tompi
Selebriti
Seleb vs Corona

Tompi terlihat membagikan sebuah video kondisi ruang IGD di Wisma Atlet yang tampak ramai pengunjung. Ia lantas memberikan imbauan berikut ini kepada masyarakat.

WowKeren - Musisi sekaligus dokter bedah, Teuku Adifitrian alias Tompi menjadi salah satu orang yang cukup vokal terkait wabah virus COVID-19. Terlebih lagi semenjak ibunya meninggal dunia pada 23 April lalu juga lantaran positif terpapar COVID-19.

Tak ayal, Tompi pun selalu berusaha untuk mengimbau masyarakat agar selalu sadar akan bahaya virus Corona. Seperti baru-baru ini, melalui cuitannya di Instagram Tompi membagikan video soal kondisi IGD di Wisma Atlet.

Tampak di sana para pengunjung begitu ramai hingga mereka harus duduk di lantai. Mengiringi unggahannya, Tompi mengaku mendapatkan video tersebut dari seseorang.

Tompi kemudian merasa miris melihat kondisi tersebut. Ia lantas meminta kepada masyarakat untuk lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan terutama dalam hal memakai masker. Selain itu, Tompi juga menegaskan bahwa ia tak bermaksud untuk menakut-nakuti netizen dengan membagikan video tersebut.


Bagikan Video IGD Wisma Atlet Ramai, Tompi Beri Imbauan Ini Ke Masyarakat

Twitter

"Mendapt sebaran video IGD wisma atlit semalam... sangat mengkhawatirkan. Stay safe semua. PROKES PERKETAT! " tulis Tompi pada cuitannya di Twitter hari ini, Selasa (15/6). "Video ini sy gak tau siapa yg rekam, tp semoga bs menjadi pengingat kita semua ya. Bukan untuk menakut2i tp TOLONG PAKE MASKER krn kl ampe sakit dapat ruangannya susah."

Unggahan sahabat almarhum Glenn Fredly itu langsung mendapatkan beragam tanggapan dari netizen. Menilik dari kolom komentar, banyak netter yang menyadari akan bahaya COVID-19. Mereka bahkan beranggapan bahwa memakai masker kini bukan lagi menjadi sebuah kewajiban melainkan sudah menjadi sebuah kebutuhan.

"Masker bukan lagi kewajiban, tapi kebutuhan (untuk tetap hidup)," komentar seorang netter. "Kayanya memang harus ditakut-takuti dok. Tetangga saya masih buanyak yang tidak percaya covid itu ada. Padahal 50 menit dah sampe itu ke wisma atlit dari rumah. Mana diberi fasilitas vaksin juga pada enggan. Suebel sendiri saya," sahut netter lainnya.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts