Seorang Peneliti di Tiongkok Diskors Usai Serukan Poligami
pixabay.com/Ilustrasi: Free-Photos
Dunia

Melalui tulisannya itu, peneliti tersebut mengatakan jika negara harus lebih memperhatikan orang-orang yang mengambil profesi sebagai guru termasuk memiliki beberapa pasangan.

WowKeren - Seorang peneliti asal Tiongkok baru-baru ini diskors oleh sebuah universitas di Shanghai karena membuat pernyataan yang dianggap tidak senonoh. Adalah Bao Yinan, seorang peneliti asosiasi di Universitas Ilmu Politik dan Hukum Tiongkok Timur, menulis di media sosial bahwa guru sekolah menengah harus menikmati hak istimewa karena apa yang disebutnya "perlakuan buruk" yang mereka terima.

Melalui tulisannya itu, ia mengatakan jika negara harus lebih memperhatikan orang-orang yang mengambil profesi sebagai guru. Melalui pernyataan yang ia tulis di akun We Chat-nya, pria berusia 34 tahun tersebut juga menyerukan agar guru sekolah menengah juga diberi perlakuan spesial.

"Negara harus mementingkan mata pencaharian dan kehidupan guru, sementara guru sekolah menengah harus diperlakukan secara khusus," tulisnya. "Seperti memiliki beberapa pasangan dan subsidi seumur hidup."


Tak pelak postingan ini pun dengan segera menjadi viral di media sosial Tiongkok. Banyak yang mengecam pernyataan Yinan sebab sebagai seorang guru yang mengajar pendidikan tidak seharusnya ia berkata seperti itu. "Seseorang dengan kepribadian ekstrem (seperti itu) tidak cocok untuk mengajar dan mendidik orang," kata seorang netizen.

Menanggapi postingannya yang viral, Bao mengatakan bahwa tujuannya tahun ini adalah untuk menemukan pacar yang lahir setelah tahun 2000. Bao kemudian memposting pesan di WeChat yang mengatakan bahwa dia telah diperintahkan oleh para pemimpin universitas untuk menghapus pernyataan kontroversialnya yang bertentangan dengan keinginannya.

Sementara itu, pihak Universitas Ilmu Politik dan Hukum Tiongkok Timur pada hari Minggu (13/6) mengatakan pihaknya menangguhkan semua kegiatan pengajaran Bao dan menyelidiki kasusnya. Hal ini mengingat memiliki lebih dari satu pasangan di Tiongkok adalah ilegal.

"Baru-baru ini, guru sekolah kami Bao Yinan membuat pernyataan tidak senonoh di internet," kata mereka. "Sekolah segera membentuk kelompok kerja khusus untuk memeriksa situasi. Pada langkah selanjutnya, sekolah akan menangani kasus ini sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang relevan."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts