Thailand Selamatkan Nelayan Indonesia Usai Terombang-Ambing 9 Hari di Laut Phuket
Flickr/scotbot
Dunia

Angkatan Laut Thailand mengabarkan seorang nelayan Indonesia ditemukan dan berhasil diselamatkan usai terombang-ambing selama 9 hari di lepas pantai Phuket.

WowKeren - Nelayan asal Indonesia dikabarkan terombang-ambing begitu saja di lautan Phuket, Thailand. Beruntung sang nelayan yang tak disebutkan namanya tersebut berhasil diselamatkan otoritas Thailand, seperti dilaporkan The Thaiger, Selasa (15/6).

Operasi penyelamatan ini, meski tak dijelaskan secara detail, namun disebut dilakukan pada akhir pekan kemarin. Nelayan tersebut terpaksa hidup terkatung-katung di tengah lautan lepas setelah mesin kapalnya mati, meski kini akhirnya berhasil diselamatkan oleh kapal penangkap ikan Phuket dan segera dibawa ke RS Vachira Phuket.

Wakil Laksamana Angkatan Laut Thailand, Choengchai Chomchoengphaet, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari kru kapal penangkap ikan "Boonlaap 2" sekitar pukul 18.27 waktu setempat. Mereka mengaku menemukan seorang pria yang terkatung-katung di atas kapal kecil, yang kemudian diidentifikasi di Pulau Racha Noi yang berjarak sekitar 30 kilometer dari selatan Phuket.

Satu jam kemudian, kru kapal Boonlaap 2 kembali mengabarkan AL Thailand bahwa sang nelayan malang telah berhasil dibawa menepi di Dermaga Koh Siray. Lalu sekitar pukul 22.30 waktu setempat, kru tersebut berhasil menepi ke daratan dan disambut oleh staf medis untuk memeriksa kondisi sang nelayan yang sudah 9 hari bertahan hidup di tengah lautan lepas.


Menurut penjelasan Choengchai, sang nelayan asal Indonesia tampak dalam kondisi sangat kelelahan. Namun mengejutkannya sang nelayan dideskripsikan masih mampu berjalan bahkan melewati pemeriksaan suhu di pelabuhan, menunjukkan bahwa kondisinya baik-baik saja terlepas dari peristiwa yang dialami.

Nelayan tersebut pun segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sekaligus tes COVID-19. Pada kesempatan tersebut, sang nelayan juga menjelaskan kronologi insiden yang dialaminya.

Nelayan asal Indonesia itu mengaku bahwa mesin kapalnya mati, sehingga kehilangan kemampuan bergerak ke arah daratan dan malah terdorong semakin jauh ke tengah lautan oleh angin. Ia pun menghabiskan waktu 9 hari lamanya di atas kapal mati sampai akhirnya diselamatkan kapal penangkap ikan Thailand.

Choengchai menyebut pihaknya sudah menghubungi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Songkhla, Phuket untuk segera memulangkan sang nelayan. Upaya pemulangan sang nelayan pun tengah diurus pihak KJRI beserta Imigrasi Thailand.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts