Muncul Wacana Ganjar-Sandiaga Duet di Pilpres 2024, LSI: Sulit Dapat Tiket
Instagram/ganjar_pranowo
Nasional

Wacana pasangan Ganjar-Sandiaga di Pilpres 2024 tampaknya mendapatkan perhatian dari publik. Direktur LSI menilai bahwa keduanya akan sulit mendapatkan tiket Capres dari partai masing-masing.

WowKeren - Pemilihan Presiden (Pilpres) baru akan diselenggarakan pada tahun 2024, namun nama-nama calon presiden (Capres) sudah santer terdengar publik. Masing-masing lembaga survei Indonesia juga telah melakukan riset atas nama-nama yang digadang-gadang akan maju di Pilpres 2024.

Salah satu pasangan yang disebut cocok dan bakal maju di Pilpres 2024 adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Sebelumnya, wacana terkait dengan pasangan tersebut telah mencuat ke publik.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan menanggapi terkait wacana tersebut. Menurutnya, pasangan Ganjar-Sandiaga akan sulit mendapatkan tiket Capres di luar partai pengusungnya yakni PDIP dan Gerindra.

"Memang Ganjar dan Sandi cukup berat untuk mendapatkan tiket, kecuali dari partainya masing-masing," tutur Hanan saat dihubungi Merdeka.com, Selasa (15/6). "Bila PDIP memutuskan berkoalisi dengan Gerindra, dengan asumsi Prabowo Subianto yang diusung, maka kemungkinan besar pasangannya Puan Maharani, bukan Ganjar."


Meski demikian, bukan berarti peluang Ganjar di Pilpres 2024 tertutup. Menurut Hanan, bila elektabilitas dari Prabowo dalam perkembangannya bisa dikalahkan oleh yang lainnya, termasuk Ganjar, maka kemungkinan besar PDIP akan berpikir ulang dan mengambil keputusan lainnya.

"Kalau Ganjar elektabilitasnya tidak berkembang dan hanya bertahan seperti sekarang di kisaran 10-15 persen dalam simulasi banyak nama bakal Capres, sementara misalnya Puan bisa bergerak naik, maka Ganjar juga sulit mendapat tiket dari PDIP," terangnya.

Sementara untuk Sandiaga Uno, hingga saat ini masih terafiliasi cukup kuat dengan Gerindra dan Prabowo. Bila Gerindra tetap bersikeras memilih Prabowo sebagai Capres 2024, maka secara otomatis peluang Sandiaga Uno juga pupus.

"Peluang Sandi sangat bergantung pada Prabowo dan apakah Sandi bisa meningkatkan elektabilitasnya," beber Hanan. "Sementara ini, Sandi masih selalu kalah dari Prabowo, Anies, dan Ganjar."

Lebih lanjut, Hanan menyebut bahwa pasangan Ganjar-Sandiaga Uno bisa saja dilirik oleh partai lainnya apabila elektabilitas keduanya meningkat tajam. Meski keduanya bisa maju di Pilpres 2024 dengan partai pengusung lain, tetapi mereka akan berhadapan dengan Prabowo-Puan.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts