Britney Spears akhirnya buka suara tentang konservartorinya dalam persidangan. Dalam persidangan virtual itu, ia meminta hakim untuk mengakhiri konservatorinya yang telah mengendalikan hidup dan uangnya sejak 2008.
- Putri Stevania
- Kamis, 24 Juni 2021 - 10:14 WIB
WowKeren - Britney Spears akhirnya buka suara untuk pertama kalinya tentang konservartorinya dalam persidangan kemarin, Rabu (23/6). Dalam persidangan virtual itu, ia meminta hakim untuk mengakhiri konservatorinya yang telah mengendalikan hidup dan uangnya sejak 2008.
Spears menyebut konservatori itu "menyiksa" dan mengutuk ayahnya dan orang lain yang mengendalikannya. "Saya hanya ingin hidup saya kembali. Aku di sini bukan untuk menjadi budak siapa pun," paparnya. “Saya trauma. Saya tidak senang, saya tidak bisa tidur. Saya sangat marah dan saya menangis setiap hari."
"Saya ingin mengakhiri konservatori ini tanpa dievaluasi," kata Spears melalui telepon dalam pidato panjang yang emosional. Dalam pernyataannya, ia mengutuk pengaturan hukum dan ayahnya, yang telah mengendalikan hidupnya selama ini. "Konservatori ini lebih banyak merugikan saya daripada menguntungkan. Saya layak untuk memiliki kehidupan,” lanjutnya.
Britney Spears kemudian memaparkan keinginannya untuk menikah lagi dan punya anak. Tetapi dia mengatakan bahwa ia tak diijinkan pergi ke dokter untuk melepaskan alat kontrasepsi. "Mereka tidak ingin saya punya anak," paparnya. "Yang saya inginkan hanyalah memiliki uang, semua ini berakhir dan pacar saya bisa mengantar saya dengan mobilnya."
Dalam pidato tertulis yang berlangsung lebih dari 20 menit, Spears mengungkapkan banyak detail yang telah dijaga ketat selama bertahun-tahun oleh pengadilan. "Mereka telah mengganggu hidup saya, jadi saya merasa itu harus menjadi sidang pengadilan terbuka dan mereka harus mendengarkan dan mendengar apa yang saya katakan," kata Spears.
"Saya di sini bukan untuk menjadi budak siapa pun. Saya bisa mengatakan tidak pada gerakan dansa," paparnya.
Sekitar 100 penggemar dari apa yang disebut gerakan #FreeBritney berkumpul di luar pengadilan sebelum sidang, memegang tanda bertuliskan "Bebaskan Britney sekarang!" dan "Keluar dari kehidupan Britney!". Pelantun “Toxic” itu mengatakan dia tidak merasa didengarkan dalam penampilan sebelumnya di pengadilan, yang semuanya dirahasiakan dari publik.
Konservatori Britney Spears ini diberlakukan saat dia mengalami krisis kesehatan mental pada tahun 2008. Hal ini diberlakukan guna menyelamatkan Spears dari kehancuran finansial dan membuatnya menjadi bintang pop papan atas.
Ayahnya dan pengacaranya telah menekankan bahwa dia dan kekayaannya, yang menurut catatan pengadilan lebih dari 50 juta Dollar AS, tetap rentan terhadap penipuan dan manipulasi. Di bawah undang-undang, beban akan ada pada Spears untuk membuktikan bahwa dia kompeten sebelum kasus itu berakhir.
(wk/putr)