Pernyataan Yuni Shara menemani anak saat menyaksikan film dewasa menuai kontroversi. Bahkan kini media asing dari Australia turut menyoroti pernyataan Yuni tersebut.
- Lailatul Maghfiroh
- Kamis, 01 Juli 2021 - 11:55 WIB
WowKeren - Belakangan ini nama Yuni Shara ramai jadi perbincangan. Pasalnya kepada Venna Melinda, ia secara terang-terangan mengaku menemani putranya menonton film dewasa atau porno.
Pengakuan Yuni Shara itu pun langsung ramai mendapatkan respons dari para warganet. Tak hanya itu, pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga turut memberikan kritik pada Yuni.
Pasalnya menurut Ketua KPAI, Konten video porno sangat berbahaya untuk anak-anak. Hal itu lantaran bisa berdampak negatif bagi tumbuh kembang mereka. Rupanya tak hanya warga Indonesia yang dibuat heboh dengan pernyataan Yuni menemani anak nonton video porno.
Media asing dari Australia pun turut menerbitkan pemberitaan tersebut. Hal itu terungkap dalam unggahan terbaru dari akun gosip Lambe Turah di Instagram pada Kamis (1/7). Terlihat di sana akun tersebut membagikan tangkapan layar dari artikel asing yang membahas alasan Yuni Shara melakukan hal tersebut.
"Indonesian mum Yuni Shara watches PornHub with her teenage sons to ‘educate’ them about sex (Seorang ibu asal Indonesia, Yuni Shara menonton PornHub dengan putra remajanya untuk 'mendidik' mereka tentang seks)," demikian bunyi judul artikel yang diterbitkan 7News, media di Australia.
Tak ayal, postingan akun gosip tersebut lantas menuai beragam komentar dari warganet. Tampak banyak dari warganet terlihat memberikan pembelaan bahwa tidak ada yang salah dari pernyataan Yuni terkait menemani anak menonton film dewasa tak lebih hanya untuk sex education.
"Go internasional," tulis seorang netter. "Padahal maksud si ibu nggak gitu, malah sama orang-orang dikira mengarah ke sono wkwkwk. kasihan ya, belajar aja dari sini nggak usah jawab pertanyaan-pertanyaan begitu lah," sahut netter lainnya. "Lhaaa nggak rame disini tiba tiba rame di luar negeri," timpal netter lainnya.
Sebelumnya, Yuni mengatakan bahwa akan lebih baik jika ia ikut menemani agar anak tak perlu sembunyi-sembunyi saat menyaksikan film dewasa. Yuni menerapkan prinsip kalau orangtua bisa menjadi teman buat anak.
(wk/lail)