Ada Provinsi di Thailand Lockdown, Bagaimana Nasib 'Phuket Sandbox'?
Pexels/Martin Pechy
Dunia

Distrik Sankhla Buri di Kanchanaburi akan menerapkan penguncian selama 14 hari ke depan. Orang-orang diperintahkan untuk tetap di rumah dari pukul 10 malam hingga 4 pagi.

WowKeren - Thailand akhirnya mengumumkan kebijakan lockdown di wilayahnya. Adalah Distrik Sankhla Buri di Kanchanaburi, provinsi Thailand Barat yang akan menerapkan penguncian selama 14 hari ke depan.

Perintah tersebut ditandatangani oleh Gubernur Jirakiat Phumsawat, yang juga bertindak sebagai ketua komite pengendalian penyakit menular provinsi. Orang-orang diperintahkan untuk tetap di rumah dari pukul 10 malam hingga 4 pagi untuk membantu mencegah wabah corona.

Pembatasan lainnya adalah melarang pengangkutan semua jenis barang melalui pos pemeriksaan Three Pagodas Pass hingga 22 Juli. Namun, bisnis yang telah menandatangani kontrak untuk pembelian atau pengangkutan barang sebelum pesanan keluar akan dikecualikan.

Jika ada warga yang mengalami kondisi darurat, mereka harus mendapatkan izin dari kepala distrik untuk meninggalkan rumah. Bagi siapa pun yang melanggar akan berisiko dikenai tindakan hukum maksimal 1 tahun penjara dan/atau denda 100.000 baht.


Distrik itu telah mencatat kasus COVID-19 yang terus meningkat. Di kecamatan Payatongsu Myanmar, yang dekat dengan distrik Sankhla Buri, juga terlihat peningkatan kasus COVID-19 akhir-akhir ini. Hal ini, pada gilirannya, membuat warga Sankhla Buri meminta pemerintah setempat untuk memberlakukan lockdown.

Kondisi ini terjadi ketika bagian Thailand lainnya, Pulau Phuket, tengah berupaya untuk memulihkan sektor pariwisata. Di bawah skema Phuket Sandbox, wisatawan bisa melakukan perjalanan ke destinasi ini tanpa perlu melakukan karantina, namun sudah harus menerima vaksin.

Meski aturan yang ketat dan tempat hiburan yang tertutup membuat banyak calon wisatawan enggan untuk datang ke Phuket, banyak yang telah tiba mengungkapkan kebahagiaan bisa menikmati keindahan Thailand. Ketika baru seminggu dibuka, ada seorang turis yang dilaporkan positif COVID-19.

Menyusul temuan ini, rombongan wisata pun harus menjalani karantina. Dan hasilnya, mereka siap untuk berhenti dan meminta untuk meninggalkan skema itu untuk kembali ke rumah.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait