UAS Ternyata Sempat Alami Gejala Covid-19 Parah, Bahkan Sudah Siapkan Wasiat Untuk Anak
Instagram
Selebriti
Seleb vs Corona

Ustaz Abdul Somad menceritakan gejala Covid-19 yang dialaminya seperti tulang-tulang mau patah. Meski mengalami gejala, UAS ternyata tak pernah memeriksakan hal tersebut.

WowKeren - Ustaz Abdul Somad atau akrab disapa UAS ternyata sempat mengalami gelaja Covid-19. Saat itu sang ustaz baru pulang dari luar kota.

Disebutkan bahwa gejala yang dialami UAS tersebut termasuk kategori cukup berat. Bahkan UAS menggambarkan seperti tulang-tulangnya mau patah.

"Saya pernah menyangka mati, kapan ustaz menyangka mati? Ketika saya tiba-tiba pulang dari luar kota," kata UAS dalam Instagram Kajian Musyawarah, seperti dilansir dari InsertLive. "Sampai di rumah semua tulang-tulang saya ini rasanya mau putus "Hari kesatu sama hari kedua tulang-tulang sendi mau putus."

Meski mengalami gejala, UAS tak melakukan tes Covid-19. Ia hanya yakin betul gejala tersebut adalah paparan virus Corona.


"Saya tidak pernah periksa, padahal ciri-ciri itu ada," ucap UAS. "Tulang mau putus, topi dipasang mau copot ditusuk-tusuk jarum. Durian dicium tak ada baunya. Di situ lah saya merasa durian itu tak enak sama sekali."

Bahkan saking parahnya gejala tersebut, UAS sampai menulis surat wasiat untuk sang putra semata wayang, Mizyan Hadziq Abdillah. Selain meminta putranya yang diasuh mantan istri untuk masuk pesantren lalu menjadi penghapal Al Quran, UAS juga berharap didoakan ketika sudah meninggal.

"Saya ambil kertas, saya tulis pesan. Wahai anakku, kalau aku mati jangan kau ke dukun. Kau mesti mentauhidkan Allah, kau kirim Al-Fatihah, kau doakan aku, kau mesti sekolah masuk pesantren penghapal Alquran," sambung UAS. "Karena saya sangka, hari kesembilan dan kesepuluh napas sudah pendek sekali."

Sementara itu Faiz, Koordinator Media Ustaz Abdul Somad mengungkap momen yang dialami sang ustaz terjadi sudah cukup lama. Ia menyebut hal tersebut terjadi saat awal pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Awal banget COVID merebak di tahun 2020 sekitar bulan April. Entah Maret atau April, saya lupa," jelas Faiz. "Tapi seingat saya beliau cerita awal-awal COVID di Indonesia."

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts