SM Entertainment Angkat Bicara Soal Kabar Lee Soo Man Beri Jurnalis Wanita Apartemen Mewah
Selebriti

SM Entertainment akhirnya angkat bicara usai pendirinya yakni Lee Soo Man dikabarkan memberikan apartemen mewah untuk seorang jurnalis wanita bulan Maret lalu.

WowKeren - Pendiri SM Entertainment, Lee Soo Man diketahui mendapatkan sorotan tak kalah besar dari para artis di bawah naungan perusahaannya. Kali ini, Lee Soo Man disebut-sebut telah memberikan sebuah apartemen mewah kepada seorang jurnalis wanita.

Lee Soo Man disebut memberikan sebuah apartemen mewah yang terletak di Cheongdam-dong Gangnam-gu Seoul kepada seorang jurnalis wanita (A) pada bulan Maret lalu. Lee Soo Man diketahui membeli apartemen tersebut pada 2015 lalu.

Apartemen mewah tersebut memiliki luas 196,42 meter persegi yang dibeli dengan harga senilai 3,97 miliar won (setara dengan 50 miliar rupiah). Saat ini, nilai apartemen tersebut telah naik menjadi 4,9 miliar won (61,7 miliar rupiah).

Jurnalis A sendiri adalah reporter luar negeri berkebangsaan Korea Selatan. A saat ini menjadi responden khusus Seoul yang bekerja untuk kantor berita Amerika A News.

Photo-INFO

Sumber: Biz Hankook


A dikenal sebagai reporter yang memberitakan kabar wajib militer D.O. pertama kali pada 2019 lalu. Ia juga mewawancarai Red Velvet serta melaporkan penampilan mereka di Korea Utara pada 2018 lalu

Meski begitu, hadiah apartemen mewah tersebut tidak bisa dikatakan sebagai bentuk suap mengingat A bekerja untuk perusahaan luar negeri. Hukum di Korea Selatan mengenai suap jurnalis di dalam negeri berlaku dengan pemberian 1 juta won.

SM Entertainment pun mengungkapkan bahwa pemberian apartemen mewah terhadap jurnalis A tersebut tidak berhubungan dengan perusahaan. SM Entertainment menerangkan tidak ikut campur mengenai pengelolaan harta pribadi Lee Soo Man.

"Itu tidak ada kaitannya dengan pekerjaan perusahaan. Selan itu, kami tidak tau mengenai pengelolaan harta pribadi Lee Soo Man," terang SM Entertainment.

Sementara itu, Lee Soo Man sendiri mendirikan SM Entertainment pada 1995 silam. Ia kemudian memutuskan mundur dari posisinya sebagai CEO di 2010 untuk lebih fokus pada ekspansi luar negeri dan pengembangan bisnis dan artis baru

(wk/alfa)

You can share this post!

Artikel Terkait