Nikita Mirzani Murka Dapat Makanan Busuk, Teman Pamer Kondisi 'Nasi Berkat' Saat Karantina
Instagram/nikitamirzanimawardi_172
Selebriti
Seleb vs Corona

Nikita Mirzani sempat emosi dan menyindir dapat makanan busuk di hotel tempatnya menjalani karantina. Tak disangka-sangka, kenalan Niki juga ikut protes soal menu makanan di hotel dimana ia harus membayar belasan juta untuk karantina.

WowKeren - Nikita Mirzani saat ini masih menjalani karantina pasca pulang dari Turki. Namun ia meradang dan mengkritik buruknya kualitas hotel elit tempatnya menginap.

"Indonesia lagi berduka. Tapi ada beberapa orang membuat duka ini menjadi bisnis untuk keuntungan usahanya masing-masing. Mudah-mudahan ya hotel-hotel mewah yang menampung orang-orang yang sedang dikarantina tutup selama-lamanya," ujar Niki. "(Yang tinggal) tidak bisa hidup udara luar, makanannya busuk, udah hotelnya mahal tapi disuruh nyuci piring dan lain-lain sendiri. Lalu kamar hotel pun panas. Tepatnya pengap. Harga hotel ketika di bandara Rp 17 juta, lalu sampai hotel tiba-tiba naik jadi Rp 22 juta."

Niki juga menyindir pihak hotel usai foto dirinya menjalani PCR disebar Kiki The Potters. Meski pihak penyebar foto karantina adalah Kiki, namun Niki memberikan alasan menohok dengan mengungkap lebih memilih mempolisikan pihak yang sudah jelas-jelas punya uang.

Instagram

Nikita Mirzani Repost Foto Menu "Nasi Berkat" dari Teman Yang Dikarantina


Usai ngamuk-ngamuk, Niki juga dilapori seorang kawan bernama Anung Chelsky. Tak disangka-sangka, Anung juga mengalami masalah serupa ketika harus karantina di sebuah hotel elit di Jakarta. Ia tampak mengunggah foto makanan yang tampilannya mirip nasi kotak ataupun nasi berkat.

"Karantina bayar belasan juta, makanannya gini doang gaes," kata Anung. Meski mengungkap menu tersebut, Anung menolak menyebut nama hotel yang dimaksud. Ia hanya menyarankan agar lebih baik memilih hotel yang murah saat menjalani karantina.

"DM jadi banyak banget nih, maaf nggak berani kasih tahu," kata Anung. "Tips dari saya yang pulang ke Indonesia, saran dari saya pilih hotel biasa saja. Saya awal berpikir pengen hotel yang rada bagus karena bakalan dikurung selama 8 hari. Eh baru dua hari sudah uring-uringan."

Anung juga meminta agar masyarakat berhati-hati karena ada hotel yang bisa mengcovidkan seseorang. "Pas positif terus karantina di hotel, disuruh bayar 25 juta dibayar lunas diawal. Dan parahnya permainan nakal ini dilakukan hotel-hotel elit di Jakarta," ujar Anung.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts