Pelamar CPNS 2021 Lebih Rendah Dibanding 2019, BKN Duga Karena PPKM
Instagram/kemenpanrb
Nasional
Seleksi CPNS dan PPPK 2021

Menurut Direktur Pembangunan dan Pengembangan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara BKN Heni Sri Wahyuni, sebanyak 3.752.474 pelamar telah mengisi formulir CPNS 2021.

WowKeren - Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 masih dibuka hingga 26 Juli 2021 mendatang. Per 23 Juli, tercatat sudah ada lebih dari 3 juta pelamar CPNS.

Menurut Direktur Pembangunan dan Pengembangan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara (BKN) Heni Sri Wahyuni, sebanyak 3.752.474 pelamar telah mengisi formulir CPNS 2021. Sementara jumlah pelamar yang telah submit atau mengakhiri pendaftarannya baru 2.770.850 orang.

Jumlah pelamar CPNS tahun ini rupanya lebih rendah dibanding tahun 2019 lalu. Heni mengungkapkan ada 4,2 juta pelamar dalam seleksi CPNS 2019 lalu.

"Tahun ini formasi yang disiapkan 700 ribu lebih di mana 520 ribu lebih adalah guru," ungkap Heni dalam diskusi daring pada Jumat (23/7). "Namun, pelamarnya tidak terlalu banyak."

Heni menduga turunnya jumlah pelamar CPNS tahun ini berkaitan dengan situasi pandemi COVID-19. Terlebih penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat atau Level 4 membuat pengurusan berkas menjadi sulit. Sebagai contoh, pelamar tenaga kesehatan mungkin kesulitan mengurus STR karena adanya PPKM Darurat.


Lebih lanjut, Heni berpesan agar para pelamar segera mendaftarkan diri. Sedangkan mereka yang telah mengisi formulir dimintanya untuk segera melakukan submit.

"Jangan dekat-dekat penutupan baru mendaftar karena prediksi kami jumlah pelamar akan melonjak saat pendaftaran akan ditutup," tegasnya.

Di sisi lain, jumlah pelamar seleksi PPPK 2021 tidak mencapai 1 juta. Heni mengungkapkan pelamar PPPK guru yang telah mengisi formulir mencapai 620.522 orang, namun yang sudah submit baru 605.980 orang. Sedangkan pelamar PPPK non-guru yang telah mengisi formulir mencapai 90.817 orang, dan yang sudah submit baru 53.481 orang.

Sebelumnya, BKN telah mengungkapkan sejumlah hal yang dapat membuat pelamar tak lolos seleksi administrasi. Salah satunya adalah faktor tidak berhati-hati dan ceroboh, mengingat proses pendaftaran yang sudah diakhiri atau di-submit tidak bisa diubah atau diperbaiki lagi. Bila tidak terjadi kesalahan input data, maka pelamar tidak akan bisa mengubahnya.

BKN pun terus menggencarkan sosialisasi terkait pentingnya ketelitian dalam memasukkan data ke sistem. Sebab selama ini BKN banyak menemui pelamar yang tidak membaca dan memahami alur pendaftaran terlebih dahulu sehingga berpotensi melakukan kesalahan input data ke sistem SSCASN.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts