JK Sebut Bansos Rp1 Juta Tiap Bulan Bisa Bantu Atasi COVID-19 RI, Ini Penjelasannya
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Jusuf Kalla mengaku mendukung opsi lockdown ketat untuk mengendalikan wabah COVID-19 di Indonesia, yang harus diimbangi dengan pemberian bansos minimal Rp1 juta untuk setiap keluarga.

WowKeren - Pemerintahan Presiden Joko Widodo memutuskan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 sampai 2 Agustus 2021. Namun sejumlah pelonggaran pun diberlakukan, salah satunya seperti restoran dan rumah makan boleh melayani dine in.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pun ikut menanggapi keputusan tersebut, dan menilainya sebagai "jalan tengah". Namun sayangnya, menurut JK, malah jalan tengah ini membuat pengendalian wabah COVID-19 Indonesia semakin sulit dilakukan.

JK malah mengusulkan pemerintah untuk menyalurkan saja bantuan sosial senilai Rp1 juta untuk tiap keluarga per bulan untuk mengatasi pandemi COVID-19. Namun tentu saja bansos ini harus disampaikan secara optimal sambil menerapkan pengetatan mobilitas yang lebih mengikat berupa lockdown.

"Sejak awal kita sependapat bahwa ada pengetatan, lockdown. Tetapi, semua masyarakat yang tidak mampu harus disubsidi minimal Rp 1 juta per bulan," terang JK kepada Kumparan, Minggu (25/7).

JK lantas membuat simulasi mengestimasikan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan pemerintah untuk melakukan langkah tersebut. Diperkirakan ada 60 juta rumah tangga di Indonesia, dengan 30 persen di antaranya atau sekitar 20 juta merupakan rumah tangga tidak mampu.


"Maka, mereka harus dikasih Rp1 juta per bulan. Jadi berarti harus keluarkan Rp60 triliun per bulan selama 6 bulan," jelas JK. "Kalau itu saya kira bisa terpotong, kita bisa teruskan itu, lebih baik. Daripada selalu ambil jalan tengah."

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu menilai bansos tunai yang diberikan pemerintah saat ini, yakni Rp300 ribu per bulan, sangat jauh dari kecukupan kebutuhan hidup masyarakat terdampak pandemi. "Kalau dikasih satu keluarga Rp1 juta itu kan berarti bisa beli beras 100 kilo, yang beli beras hanya 25 kilo itu kan butuhnya 250 ribu, itu lain-lain bisa dibeli untuk kebutuhan pokok," terang JK.

"(Rp1 juta) cukup. Petani itu, pendapatannya sebulan kan Rp1 juta sekeluarga," imbuhnya. "Cukup dalam artian cukup bisa makan, itu saja dulu. Fisik. Tentu tidak bisa beli baju dan lain-lain, tapi cukup untuk makan, tak akan kelaparan."

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) itu juga menyarankan agar penyaluran bansos menggunakan satu sistem saja demi mempermudah administrasi. "Saya sarankan, agar semua sistem disatukan sejak dulu. Keluarga sejahtera dan lain-lain itu terlalu banyak kartu-kartu," paparnya.

"Gabungkan saja jadi satu dulu, jadi bantuan sosial tunai. Supaya tidak ribet administrasinya," lanjutnya. "Yang lain setop dulu, pakai satu."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts