Pedagang yang Jual Bakso ke Pasien COVID-19 Saat Isolasi di Hotel Akhirnya Ditemukan dan Dites Swab
Unsplash/ Fikri Rasyid
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Petugas Satpol PP Jakarta Barat telah menemukan tukang bakso keliling yang melayani para pasien COVID-19 tersebut di Kedaung Kali Angka, Cengkareng, pada Selasa (27/7) malam.

WowKeren - Media sosial sempat dihebohkan oleh foto tukang bakso yang melayani penjual dari balik pagar hotel di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Foto tersebut menjadi masalah karena para pembeli bakso tersebut adalah pasien COVID-19 yang tengah menjalani isolasi.

Dalam unggahan yang viral tersebut, tampak beberapa orang duduk di balik pagar sambil menikmati bakso di mangkok yang diduga milik sang pedagang. Dalam caption-nya, sang pengunggah mengkhawatirkan pembeli bakso selanjutnya karena mereka akan menggunakan alat makan bekas pasien COVID- 19.

"Itu abangnya tau enggak kalo yang beli pasien COVID semua? Kasian pelanggan selanjutnya yang beli, itu alat makannya kan bekas pasien COVID, dicuci enggak pake air ngalir," demikian tulisan dalam unggahan tersebut.

Pedagang yang Jual Bakso ke Pasien COVID-19 Saat Isolasi di Hotel Akhirnya Ditemukan dan Dites Swab

Source: Twitter/@AREAJULID


Kekinian, petugas Satpol PP Jakarta Barat telah menemukan tukang bakso keliling yang melayani para pasien COVID-19 tersebut. "Pedagang bakso kemarin sudah ketemu semalam, di Kedaung Kali Angka, Cengkareng," tutur Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat kepada awak media pada Rabu (28/7).

Tukang bakso berinisial M tersebut lantas diarahkan Satpol PP untuk menjalani tes swab PCR COVID-19. "Sekarang lagi dibawa ke Puskesmas Cengkareng untuk swab PCR," jelas Tamo.

Sebelumnya Tamo telah mengungkapkan bahwa foto viral tersebut diambil pada Minggu (25/7). Pihak hotel tempat isolasi tersebut pun telah diberi teguran terkait kejadian tersebut.

"Info kejadiannya sekitar Minggu pagi, (setelah) selesai berjemur," kata Tamo pada Selasa (27/7). "Itu berarti ada kelalaian dari pihak hotel dan Satgas COVID-nya. Tapi sudah diingatkan."

Pihak hotel pun kini menutup gerbang jeruji tersebut dengan terpal untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali. Selain itu, garis kuning juga terpasang beberapa meter dari gerbang hotel sehingga pasien isolasi tidak mendekati area gerbang. Tanda larangan berjualan bagi pedagang juga dipasang di lingkungan hotel.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts