Uus 'Bela' Adhisty Zara: Biarin Aja, Umur Segitu Lagi Bandel
Instagram/uusbiasaaja
Selebriti
Skandal Video Adhisty Zara

Uus ikut memberikan komentarnya soal video mesra Adhisty Zara dan mantan suami Rachel Vennya, Niko Al Hakim. Komentar Uus dianggap sebagai pembelaan terhadap Zara.

WowKeren - Nama Zara yang merujuk pada Adhisty Zara masih menjadi trending Twitter hingga Sabtu (31/7) pagi. Trending tersebut berkaitan dengan tersebarnya video perempuan diduga Zara tampak berciuman dengan pria mirip mantan suami Rachel Vennya, Niko Al Hakim.

Skandal ini bukan kali pertama menyeret nama Zara. Pada 2020 lalu, video wanita mirip Zara bareng kekasihnya terdahulu, Zaki Pohan, juga menyedot perhatian jagat maya.

Komika Uus ikut berbagai pendapat sebagai netizen Twitter sekaligus sosok yang memiliki profesi sama seperti Zara. Menurut Uus, Zara yang kini berusia 18 tahun sedang berada di fase bandel seperti remaja-remaja lainnya. Zara sendiri tak seperti remaja-remaja lain yang bisa menikmati masa muda dengan nyaman karena ketenarannya.

"Biarin aja Zara kaya gimana juga. Lo umur segitu juga lagi bandel," tulis Uus pada Jumat (30/7). "Dengan fame yang terlalu dini kadang jadi gabisa ngerasain pengalaman yang seharusnya dialamin pas muda."

Lebih lanjut, Uus percaya apabila Zara akan menjadi tumbuh menjadi artis yang "relevan". "Bakal jadi artis senior aman tp ga relevan. Tp gue percaya makin banyak masalah nantinya bakal makin relevan," imbuhnya.


Uus \'Bela\' Adhisty Zara: Biarin Aja, Umur Segitu Lagi Bandel

Twitter

Uus rupanya berpendapat apabila orang yang menyebarkan video Zara juga patut disalahkan dalam skandal ini. Sebab seperti diketahui, video Zara sebenarnya dibagikan hanya untuk teman dekat saja.

"Orang mah nyalahin Zara nya. Dia udh pake close friend juga. Terus yg salah masih Zara," tambah Uus membalas komentar warganet. "Ah elah gue aja pernah bikin video cipokan sm kaca biar tau muka gue kaya gimana kalo suatu saat ada cewek yg bisa gua cium."

Cuitan Uus langsung menuai ratusan protes tak terima karena dianggap membela Zara. Menanggapi tudingan tersebut, Uus menuliskan kutipan bijak soal film yang bertemu ending setelah menghadapi sebuah konflik.

"Silahkan saja berdebat dengan mengatasnamakan masyarakat dan generasi muda. Aku tutup sesi yang dibilang 'membela Zara' ini dengan kalimat. Sebuah film tidak bisa menemukan endingnya tanpa konflik dan masalah," pungkas Uus.

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts