Mobil Rescue Dinsos Tabrak Lari Pesepeda di Makassar, Sopir Ungkap Alasan Memilih Kabur
Nasional

Korban yang bernama Wawan telah dikunjungi oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Danny Pomanto. Wawan dilaporkan mendapat 14 jahitan di bagian kepala.

WowKeren - Peristiwa tabrak lari di Makassar, Sulawesi Selatan, sempat menghebohkan media sosial. Pasalnya, pelaku mengendarai mobil rescue Dinas Sosial Kabupaten Takalar kala menabrak seorang pesepeda bernama Wawan di Jalan Nusantara, Makassar.

Dalam video CCTV yang beredar, tampak mobil rescue tersebut melaju cukup cepat di jalan yang lengang. Mobil tersebut kemudian menabrak kelompok pesepeda dari arah berlawanan, namun hanya ada satu pesepeda yang tersungkur. Setelah sempat berhenti, mobil rescue tersebut langsung melaju pergi dari tempat kejadian.

Pihak kepolisian akhirnya telah berhasil menangkap sopir mobil rescue tersebut, SB. Diketahui, SB adalah sopir Kepala Dinsos Takalar, Dirham. Ia mengaku saat itu memilih kabur dan tak penolong pesepeda yang ditabraknya karena merasa takut.

"Karena situasi ramai dan banyak sorakan, pelaku melarikan diri. Pelaku takut apalagi kepala dinasnya itu sudah tua, jadi melarikan diri," ujar Kepala Polres Pelabuhan Makassar, AKBP Kadarislam, Jumat (30/7).

Adapun peristiwa tabrak lari tersebut terjadi pada Rabu (28/7) pagi. Kala itu, Dirham memiliki kegiatan di Makassar, setelahnya ia bergegas kembali ke Takalar.


"Kan situasi arus lalu lintas terlihat lengang jadi mobilnya dikebut untuk buru-buru kembali ke Takalar," ungkap Kadarislam.

Menurut Kadarislam, Dirham juga berada di dalam mobil pada saat tabrakan terjadi. "Di dalam mobil itu berdua, sopir bersama kepala dinas sosialnya, ada gangguan jantung. Makanya pelaku melarikan diri begitu melihat banyak warga yang teriak-teriaki," paparnya.

SB selaku sopir disebut terancam dijerat Pasal 312 Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ia bisa dihukum tiga tahun penjara dan didenda maksimal Rp 75 juta. "Mobil dinasnya juga sudah kita amankan sekarang sebagai barang bukti," katanya.

Di sisi lain, Wawan selaku korban dalam insiden tabrak lari ini telah dikunjungi oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Danny Pomanto. Wawan dilaporkan mendapat 14 jahitan di bagian kepala.

"Saya sudah menjenguk Wawan, korban tabrak lari di Jalan Nusantara, di mana kejadiannya terjadi hari Rabu pagi. Kebetulan rumah Wawan di Jalan Amirullah, Lorong 5 bersebelahan dengan rumahku," jelas Danny Pomanto. "Kondisi Wawan baik-baik saja, cuma mendapat 14 jahitan di kepalanya."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts