Kilas Balik Perjalanan Fleets Hingga Alasan Fitur Ini Dihapus, Lalu Apa Kata Pengguna?
Tekno

Twitter meluncurkan fitur Fleets, yang menyerupai IG Stories dan Snapchat, pada November 2020. Namun Twitter mengumumkan menghapus fitur tersebut pada Juli 2021 dan resmi direalisasikan hari ini.

WowKeren - Twitter menciptakan sejumlah terobosan baru yang cukup kontroversial tahun 2020 lalu. Salah satunya fitur Fleets yang secara konsep serupa dengan Instagram Stories dan Snapchat.

Fitur baru ini resmi diluncurkan Twitter pada 17 November 2020. Di blog resminya, media sosial yang identik dengan logo burung biru itu menerangkan fitur Fleets sebagai upaya Twitter menciptakan platform berbagi yang lebih tidak membebani pengunggahnya.

"Beberapa di antara Anda menilai cuitan (tweeting) tidak terlalu nyaman karena terbuka untuk umum, permanen, serta ada beban tersendiri dengan Retweets dan Likes," ungkap Twitter. "(Karena itulah) kami menciptakan platform dengan tekanan lebih rendah."

Selayaknya IG Stories dan Snapchat, konten yang diunggah via Fleets hanya bertahan 24 jam. Sedangkan untuk bereaksi terhadap Fleets, pengguna bisa langsung mengirimkan Direct Message kepada pengunggah.

Namun belum ada setahun sejak fitur ini diluncurkan, Twitter sudah resmi menariknya. Pada 14 Juli 2021 lalu, VP Consumer Product Twitter Ilya Brown blak-blakan menyatakan pengguna Fleets tidak sebanyak yang diharapkan perusahaan.

"Kami tidak melihat peningkatan jumlah orang yang berinteraksi menggunakan Fleets seperti yang kami harapkan," kata Brown. "Karena itulah, per 3 Agustus, Fleets tidak akan lagi tersedia di Twitter."

Kilas Balik Perjalanan Fleets Hingga Alasan Fitur Ini Dihapus, Lalu Apa Kata Pengguna?

Twitter


Untuk Indonesia sendiri, hilangnya fitur Fleets ini baru disadari pada Rabu (4/8). Lini masa sontak diramaikan dengan cuitan warganet yang terkejut lantaran fitur Fleets hilang, beserta pro dan kontra yang masih ramai mewarnai hingga sekarang.

"Fleet dihapus jd kaya ada yg kurang gt ya wkwk," cuit @txtdarigajelas. "Oh udah dihapus beneran Fleetnya? Gk papa sih soalnya gk terlalu berguna buat gw, dan sejak ada fleet jg gk pernah kepake. Tim yg gk pernah buat fleet," imbuh @Le***3.

"Sebenernya antara setuju dan engga jugasih. setujunya karna emg twitter harusnya ngetweet bukan ngefleet. tapi ga setujunya karna kadang berguna juga untuk ngeramein notif pas gabut," tutur @va***on. "Enakan dihapus, tl nya lebih lega.. lagian juga fleet nya gak jls fitur editny cumn dikit. Dulu aja waktu ada fleet pada marah2 gaseneng, skrng giliran dh dihapus pd nyariin, kebingungan. Aneh," sambung @mu***n_.

Namun yang patut disorot, di antara berbagai komentar, masih banyak pula warganet yang mempertanyakan kapan Twitter akan menyediakan fitur Edit Tweet. "Anda menghapus Fleets, sekarang beri kami tombol edit," cuit @Mr***tv.

Twitter sendiri menilai fitur Fleets yang mereka luncurkan kurang bisa meraih pasar yang diharapkan. "Fleets kebanyakan dipakai oleh mereka yang sudah terbiasa Tweeting untuk mengamplifikasi cuitan mereka dan berbicara secara langsung dengan orang lain," kata Twitter.

Dengan demikian, bagian atas lini masa pengguna Twitter sekarang tidak lagi diramaikan oleh profil pembuat Fleets. Namun Twitter memastikan fitur Spaces yang selayaknya telekonferensi tidak dihapus dan notifikasinya akan muncul di atas lini masa.

Kalau kalian sendiri, termasuk golongan yang pro atau kontra soal penghapusan fitur Fleets?

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts