Ikut Sedih Tempat Wisata Sepi, Teuku Wisnu Auto Kenang Dampak Pandemi COVID-19 Pada Bisnisnya
Instagram/teukuwisnu
Selebriti
Seleb vs Corona

Teuku Wisnu merupakan salah satu pengusaha yang ikut terkena dampak pandemi COVID-19. Setelah membaca berita tentang sepinya sektor wisata, ia turut merasa sedih hingga mengenang usahanya sendiri.

WowKeren - Baru-baru ini, Teuku Wisnu mengungkapkan keprihatinan pada kondisi saat ini. Sekarang seluruh dunia sedang dibayangi pandemi COVID-19 yang sudah berjalan lebih dari setahun.

Lewat akun Instagram pribadinya, Teuku Wisnu mengungkapkan kesedihannya setelah membaca berita tentang Jatim Park yang terancam ditutup permanen. Berita tersebut membuat ingatannya melayang pada saat ia harus menutup salah satu bisnisnya sebagai dampak pandemi COVID-19.

"Turut sedih baca berita ini, JTP (Jatim Park), sebagai taman hiburan ikonik kota Malang dan kabarnya pun terlengkap di Indonesia, diberitakan terancam tutup permanen. Teringat kenangan ketika bersama keluarga berlibur ke sana sebelum pandemi, anak-anak happy sekali," tulis Teuku Wisnu pada postingan Kamis (5/8).

Kemudian Teuku Wisnu mengaku sedih karena pandemi yang tak kunjung berakhir berdampak besar pada setiap lini kehidupan masyarakat. Terutama di sektor perekonomian dan pariwisata. Terlebih lagi sektor pariwisata akan mengalami proses lama sebelum benar-benar pulih jika pandemi berakhir.


"Waktu saya diundang bang @sandiuno sebagai narasumber di podcast beliau, kita ngebahas industri pariwisata yang menurut prediksi recoverynya paling lama (semoga gak seperti itu, aamiin)," tambah Teuku Wisnu.

Melihat kabar tersebut, Teuku Wisnu terdorong untuk mengenang momen di mana ia harus menutup outlet terbesar Malang Strudel. "Dan kabar ini juga bikin saya menarik ulur waktu lagi, saya masih sedih setiap ingat outlet terbesar, bersejarah dan kebanggaan kami yaitu @strudelmalang cabang Singosari yang terpaksa ditutup," lanjutnya.

Teuku Wisnu lantas bercerita bagaimana outlet usahanya tersebut berkembang dari yang semula kecil menjadi semakin besar. Bahkan pada masa kejayaannya, ia harus menambah lahan parkir yang lebih luas karena sering didatangi pengunjung dengan bus rombongan

"Sayang sekali, Qaddarullah outlet cabang Singosari kami tutup salah satunya distrupsi tol yang mengarah ke Karanglo yang gak bisa kami gubris dan juga pastinya efek pandemi. Dana operasional yang terlalu besar berimbas kami harus menutup permanen outletnya 😢," ungkap Teuku Wisnu.

Usai menutup permanen usahanya tersebut, Teuku Wisnu beranggapan bahwa manusia hanya bisa berusaha yang terbaik. Namun untuk kelancaran dan kelangsungan usaha ada berada di tangan Sang Pencipta. Terakhir, ia meminta agar siapapun tetap semangat untuk terus berusaha.

"Buat temen-temen Malang Raya yang punya usaha, tetap semangat ya, meskipun masih pandemi, jangan putus asa dan patah arang buat terus berusaha. Begitupun untuk temen-temen di seluruh Indonesia 🙏 Jangan lupa selipkan doa juga semoga pandemi ini segara berakhir. Aamiin," pungkas Teuku Wisnu.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts