Wagub DKI Ungkap Kabar Baik COVID-19: Jakarta Keluar Zona Merah, BOR Turun Jadi 33 Persen
jakarta.go.id
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menurut Wagub DKI Ahmad Riza Patria, tingkat keterisian tempat tidur atau (bed occupancy rate) (BOR) di rumah sakit rujukan COVID-19 kini sudah turun hingga 33 persen.

WowKeren - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan kabar gembira terkait situasi pandemi COVID-19 di Ibu Kota. Menurut Riza, tingkat keterisian tempat tidur atau (bed occupancy rate) (BOR) di rumah sakit rujukan COVID-19 kini sudah turun hingga 33 persen.

Sementara itu, BOR ICU DKI kini berada di angka 59 persen. Meski demikian, Riza meminta warga untuk tetap waspada.

"Kami bersyukur semakin hari, semakin turun keterisiannya, ini kabar yang baik, namun jangan terlena karena COVID-19 masih mengintai," jelas Riza di Balai Kota Jakarta pada Jumat (13/8) malam.

Tak hanya penurunan BOR, Riza juga mengungkapkan bahwa sebagian besar wilayah Ibu Kota kini sudah keluar dari zona merah COVID-19. Menurut Riza, kini hanya ada tujuh RT di Jakarta yang masuk dalam zona merah COVID-19.


"Saat ini, Jakarta sudah keluar zona merah, bahkan RT yang berada di zona merah hanya ada tujuh, kemudian zona oranye ada 349 RT, dan 24.011 RT yang sudah hijau," papar Riza. "Jadi kita mulai masuk zona hijau."

Sebagai informasi, suatu wilayah dinyatakan zona merah apabila terdapat lebih dari lima rumah dengan kasus COVID-19 dalam tujuh hari terakhir. Jumlah RT yang masuk dalam kategori zona merah COVID-19 di Jakarta turun menjadi tujuh pada periode 10-16 Agustus. Dalam periode sebelumnya, ada 38 RT yang masuk dalam zona merah.

Menurut data di situs corona.jakarta.go.id, RT zona merah kini hanya tercatat di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Terdiri dari empat RT di Jakarta Timur dan tiga RT di Jakarta Selatan.

Di sisi lain, Riza juga menegaskan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 tetap berlaku di Jakarta meski sudah keluar dari zona merah dan BOR-nya telah turun. "Jadi belum diturunkan, masih Level 4. Kita tunggu saja keputusan pemerintah pusat ke depannya," pungkas Riza.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts