Anak Guru, Arief Muhammad Ikut Trenyuh Karena Kisah Pemenang 'Ikoy-Ikoyan' Ini
Instagram/ariefmuhammad
Selebriti
Tren Ikoy-Ikoyan

Arief Muhammad telah memulai tren 'Ikoy-Ikoyan' dan bahkan sudah rutin melakukannya bersama followers setia. Mendadak Arief merasa tersentuh karena kisah salah satu pemenang.

WowKeren - Arief Muhammad telah menggemparkan jagat dunia maya dengan tren "Ikoy-Ikoyan". Kini, YouTuber sekaligus influencer tersebut semakin sering melakukan "Ikoy-Ikoyan" bahkan bisa dikatakan rutin.

Namun ada yang berbeda pada "Ikoy-Ikoyan" kali ini, meski sistemnya tetap sama yaitu dengan memberikan uang atau apapun keperluan yang dibutuhkan oleh followers-nya. Arief Muhammad mendadak merasa sedih karena menyimak kisah salah satu pemenangnya. Saking tersentuhnya, ia mengunggah komentar sang pemenang dan mengutarakan pendapatnya mengenai isu terkait di akun Instagram pribadinya pada Kamis (19/8).

"Saya guru honorer di sekolah negeri bang... saat ini lagi butuh banget sama hp baru, karena hp yang ini nggak bisa nyala lama kalau nggak dicas, layar tengahnya juga udah nggak bisa dipencet, dan kamera belakang udah burem, kalau dipake foto tulisan bakalan ngeblur semua padahal untuk ngajar daring butuh banget hp," tulis pemenang Ikoy-Ikoyan dengan username @elsa****jnchfn.

Pemenang tersebut juga bercerita bahwa ingin membeli ponsel baru tapi belum punya uang. Sehingga selama ini ia membutuhkan perjuangan ekstra untuk memberikan soal-soal kepada siswanya. "Selama ini kalau mau fotoin soal-soal untuk dikirim ke siswa sering minjem hp temen sesama guru atau gak suami, kalau lagi di rumah...," tutupnya.


Membaca kisah tersebut, Arief mengaku terenyuh karena orangtuanya juga berprofesi sebagai guru. Bersamaan dengan postingan tersebut, ia berharap agar pemerintah lebih peka terhadap keperluan guru karena mau bagaimana pun saat ini kecerdasan bangsa berada di pundak mereka.

"Sebagai anak guru, lumayan terenyuh baca comment ini. Semoga pemerintah bisa lebih peka lagi sama detail2 penting seperti ini. Selalu ada hukum sebab-akibat. Kalau enggak disupport gadget yang proper, tentu aja proses belajar mengajarnya tidak akan maksimal," tulis Arief pada bagian caption.

Kemudian Arief meminta asistennya untuk mengirim uang 10 juta rupiah kepada pemenang yang berhasil meluluhkan hatinya tersebut. Bahkan ia berharap uang itu bisa digunakan untuk membeli ponsel yang lebih bagus.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts