Charlie Watts Drummer 'The Rolling Stones' Meninggal Dunia Di Usia 80 Tahun
Selebriti

Charlie Watts drummer senior 'The Rolling Stones' meninggal dunia di usianya yang genap 80 tahun. Lantas apa yang menyebabkan drummer senior itu meninggal dunia?

WowKeren - Kabar duka datang dari bintang dunia sekaligus drummer grup band lawas The Rolling Stones yakni Charlie Watts. Yang mana, Charlie dikabarkan telah meninggal dunia di usianya yang ke-80 tahun.

Kabar meninggalnya Charlie pertama kali disampaikan oleh keluarganya. Charlie meninggal dunia dengan damai dikelilingi keluarga tercinta.

Charlie meninggal dunia usai menerima perawatan intensif di salah satu rumah sakit di London. Hingga saat ini, belum diketahui seperti apa kronologi dan penyebab Charlie meninggal dunia.

"Dengan sangat sedih kami mengumumkan kematian Charlie Watts yang kami cintai," ungkap keluarga kepada PA. "Dia meninggal dengan damai di rumah sakit London hari ini dikelilingi oleh keluarganya."

Charlie disebut sebagai suami, ayah dan kakek yang luar biasa. Ia juga merupakan drummer legendaris dunia dari grup band populer "The Rolling Stones".


Terkait meninggalnya Charlie, pihak keluarga pun meminta privasi dari publik. Pihak keluarga meminta privasi mereka dihargai dan dihormati karena masih terpukul akan kepergian Charlie.

"Charlie adalah suami, ayah, dan kakek yang disayangi dan juga sebagai anggota The Rolling Stones, salah satu drummer terhebat di generasinya," bunyi pernyataan itu. "Kami dengan hormat meminta agar privasi keluarganya, anggota band dan teman dekatnya dihormati pada saat yang sulit ini."

Sementara itu, Charlie pernah didiagnosis menderita kanker tenggorokan pada Juni 2004 silam. Yang mana, dokter telah menemukan benjolan di sisi lehernya.

Sebelum meninggal dunia, Charlie sempat melewatkan tur ke Amerika Serikat bersama grup bandnya "The Rolling Stones". Pasalnya, saat itu Charlie diharuskan menerima perawatan medis. Alhasil, slot pertunjukan Charlie digantikan oleh Steve Jordan.

"Untuk sekali ini waktu saya sedikit meleset," bunyi pernyataan Charlie saat itu. "Saya bekerja keras untuk menjadi bugar sepenuhnya tetapi hari ini saya menerima saran dari para ahli bahwa ini akan memakan waktu cukup lama."

(wk/Sisi)


You can share this post!