Paralimpiade Tokyo 2020 Baru Resmi Dibuka, Dua Atlet Dinyatakan Positif COVID-19
Dunia
Pandemi Virus Corona

Adapun panitia penyelenggara Paralimpiade Tokyo menemukan ada 16 kasus positif COVID-19 tercatat di antara program pengujian ekstensif. Lima kasus di antaranya ditemukan di Kampung Paralimpiade.

WowKeren - Dua atlet Paralimpiade Tokyo 2020 kembali dilaporkan positif terpapar virus corona (COVID-19). Para pejabat pun masih menunggu informasi untuk mengkonfirmasi apakah klaster infeksi telah pecah.

Adapun panitia penyelenggara Paralimpiade Tokyo menemukan ada 16 kasus positif COVID-19 tercatat di antara program pengujian ekstensif. Lima kasus di antaranya ditemukan di Kampung Paralimpiade, dimana atlet, pelatih, dan staf pendukung seharusnya berada dalam gelembung aman COVID-19. Sedangkan sisanya ditemukan di antara kalangan kontraktor dan personel Paralimpiade.

Satu awak media juga dinyatakan positif COVID-19. Juru bicara Tokyo 2020 Masa Takaya mengatakan hasil tersebut kini akan dirujuk ke spesialis.

"Tampaknya mereka yang dinyatakan positif berasal dari cabang olahraga yang berbeda dan negara yang berbeda," tutur Takaya kepada Inside the Games. "Ada atau tidaknya klaster harus berdasarkan saran dari ahlinya."


Takaya menyatakan pihaknya akan terus mendengarkan saran dari berbagai pihak dan memberikan informasi yang akurat kepada media. Adapun berita ini muncul seiring dengan pengumuman ParalympicsGB (asosiasi nasional Paralimpiade Britania Raya) yang menyatakan anggota staf pelatih mereka, bagian dari tim tenis kursi roda, telah dikonfirmasi positif COVID-19.

ParalympicsGB mengungkapkan bahwa seorang anggota staf telah dites positif sebelum tiba di Desa Paralimpiade. Staf tersebut dinyatakan negatif COVID-19 setibanya di Jepang dan di kamp pelatihan.

Chef de mission GB, Penny Briscoe, mengatakan "kami sepenuhnya menghormati dan terus mematuhi" protokol COVID Tokyo 2020. Pejabat Inggris sekarang melacak kontak terakhir individu tersebut, tetapi percaya bahwa anggota tim tenis kursi roda sendiri belum melakukan kontak dekat dengan individu yang terinfeksi.

ParalympicsGB juga mengkonfirmasi bahwa seorang anggota tim tenis meja, David Wetherill, telah dicopot karena melanggar kode etik timnya. Badan penyelenggara mengatakan mereka tidak akan memberikan informasi lebih lanjut saat proses arbitrase dilakukan.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts