Akhiri Kunjungan di Asia Tenggara, Kamala Harris Beri Pukulan Baru ke Tiongkok
Instagram/kamalaharris
Dunia

Harris menegaskan pada dasarnya AS tidak ingin mencari konflik dengan Tiongkok. Meski begitu, AS tetap akan menyuarakan isu-isu seperti sengketa maritim di Laut Tiongkok Selatan.

WowKeren - Kunjungan kerja Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris di Asia telah berakhir. Selama kunjungan kerjanya ke Singapura dan Vietnam, Harris menuduh Tiongkok telah menindas tetangganya yang berada di kawasan itu.

Ia menegaskan pada dasarnya AS tidak ingin mencari konflik dengan Tiongkok. Meski begitu, AS tetap akan menyambut adanya persaingan dan terus menyuarakan isu-isu seperti sengketa maritim di Laut Tiongkok Selatan.

"Kami menyambut persaingan yang ketat, kami tidak mencari konflik," kata Harris pada konferensi pers di ibukota Vietnam, Hanoi, Kamis (26/8). "Tetapi pada isu-isu seperti Laut Tiongkok Selatan, kami akan angkat bicara."

Tak pelak, kunjungan Harris pun memicu teguran keras dari Beijing. Negara ini menuduh AS telah ikut campur dalam urusan regional dan mengganggu perdamaian. Namun demikian, Harris menegaskan AS akan tak akan tinggal diam ketika Beijing berpotensi mengganggu ketenteraman internasional.


"Kami akan angkat bicara," tegasnya. "Ketika ada tindakan yang diambil Beijing yang mengancam tatanan internasional berbasis aturan."

Perjalanan Harris ke kedua negara itu selama tujuh hari merupakan bagian dari strategi AS untuk menghadapi Tiongkok secara global. Kendati demikian, kunjungan itu terhalang oleh insiden mematikan di Afghanistan dan penarikan pasukan AS yang sedang berlangsung.

Dalam pertemuan dengan para pemimpin Vietnam pada hari Rabu, Harris mengatakan "penindasan dan klaim maritim berlebihan" Tiongkok di perairan harus ditantang. Untuk itu, AS berusaha menawarkan dukungan dalam rangka meningkatkan keamanan maritim Vietnam. Salah satunya dengan mengerahkan lebih banyak kunjungan kapal perang AS ke negara itu.

Diketahui, beberapa negara telah menyuarakan klaim mereka atas wilayah tersebut, mulai dari Tiongkok, Vietnam, Brunei, Malaysia, Filipina, dan Taiwan. Alasannya sederhana, kawasan ini menyimpan sumber daya yang melimpah mulai dari ladang gas hingga ikan-ikan serta merupakan jalur pelayaran vital.

Kunjungan Harris ke Singapura sebelumnya telah menuai kecaman dari publik Tiongkok. Mereka menuduh AS berusaha ikut campur dalam urusan kawasan, dan mengumpulkan dukungan untuk melawan Tiongkok.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait