Ayah Deddy Corbuzier meninggal dunia pada 1997. Puluhan tahun berlalu, Deddy Corbuzier masih menyesali keputusannya sebelum sang ayah meninggal di rumah sakit.
- Neressa Prahastiwi
- Rabu, 01 September 2021 - 16:08 WIB
WowKeren - Deddy Corbuzier mengungkap penyesalannya yang mendalam mengenai wafatnya sang ayah, Omar Sundjojo, pada 1997 silam. Awalnya ayah Deddy dinyatakan sakit maag dan kondisinya sempat membaik.
"Dia kan masuk rumah sakit awalnya karena sakit maag. Ternyata itu bukan maag, ternyata jantung, ketahuannya terakhir," cerita Deddy kepada Desta dalam podcast-nya yang tayang pada Rabu (1/9). "Trus hari kedua itu dia udah sembuh. Orang kan kadang mau meninggal bisa bagus dulu."
Karena melihat kondisi sang ayah membaik, Deddy Corbuzier pun tidak menemaninya lagi. "Ketika gua dateng, gua ngeliat bokap gue udah baik, gua pulang dengan alasan karena gua ngeliat dia udah oke," lanjutnya.
Namun kondisi ayah Deddy Corbuzier kembali mengkhawatirkan keesokan harinya. Saat kondisi sang ayah kritis, Deddy diminta untuk menandatangani surat pemasangan ventilator.
"Ternyata besoknya komplikasi. Gua harus tanda tangan untuk masukin ventilator dan sebagainya ke tubuhnya," beber mantan suami Kalina Oktarani tersebut. "Dan gua tanda tangan, bokap gua nggak mau itu dimasukin."
Kendati sang ayah menolak, Deddy tetap menandatangani surat tersebut sesuai arahan dokter. "Iya (ragu), tapi harus. Karena kalo enggak, lewat. Jadi gue denger pas dimasukin, bapak gua kesakitan dan meninggal," jelasnya sambil menahan tangis.
Deddy Corbuzier mengaku menyesal karena tidak mengabulkan permintaan sang ayah kala itu. Deddy pun merasa telah membuat sang ayah kesakitan sebelum meninggal dunia.
"Jadi sampai detik ini, karena tau akhirnya meninggal ya, pemikiran gua kenapa waktu itu harus (bikin bokap kesakitan), iya," sesal Deddy. "Kenapa harus, ya udah lah. Dia meninggal ya sudah meninggal, tapi kebahagiaan itu loe ambil."
Di balik itu semua, Deddy mendapat pelajaran berharga menjadi seorang ayah yang baik untuk putra semata wayangnya. "Tapi ya itu kali ya yang bikin kita jadi ayah yang.. bikin kita belajar jadi bapak. Karena kalau enggak ya.." tutup Deddy kehabisan kata-kata.
(wk/nere)