Malaysia Buka Bioskop Mulai 9 September Untuk Penerima Dosis Penuh Vaksin COVID-19, Bagaimana RI?
Dunia
Pandemi Virus Corona

Dalam siaran persnya, PM Malaysia Ismail Sabri Yaakob mengumumkan bahwa bioskop di Negeri Jiran sudah boleh beroperasi dengan maksimal 50 persen penonton mulai Kamis (9/9).

WowKeren - Merujuk pernyataan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Pandjaitan, pengendalian COVID-19 di Indonesia lebih baik daripada Malaysia. Namun nyatanya Malaysia sudah berani mengizinkan bioskop beroperasi mulai Kamis (9/9) besok.

Kebijakan ini diumumkan Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob pada Selasa (7/9). Kebijakan pembukaan bioskop ini disampaikan bersamaan dengan sejumlah pelonggaran terutama untuk industri kreatif di bawah Rencana Pemulihan Nasional (NRP) Fase 1.

"Persetujuan untuk pelonggaran ini dan SOP-nya sudah disetujui oleh Dewan Keamanan Nasional (NSC)," ujar Ismail dalam pernyataan resminya, dikutip dari Malaymail. "Termasuk hanya mengizinkan mereka yang sudah menerima dosis penuh vaksin COVID-19."

"Kapasitas orang yang diizinkan juga sudah diatur. Pelonggaran juga diberikan untuk daerah dengan tingkat vaksinasi sampai 80 persen di antara populasi dewasanya atau yang sudah mencapai herd immunity," imbuh Ismail.


Terkait dengan kapasitas bioskop, disebutkan hanya boleh diisi oleh maksimal 50 persen. Sedangkan untuk acara siaran langsung maupun pre-recording hanya boleh diisi maksimal 30 orang sesuai dengan kapasitas studio, serta tentu saja hanya boleh untuk mereka yang sudah divaksin.

Malaysia juga sudah mengizinkan pertunjukan musik di dalam ruangan atau lounge hotel. "Untuk pertunjukan musikal dan komedi di teater dengan sistem reservasi sebelumnya hanya diizinkan menerima 30 persen kapasitas serta untuk penonton yang sudah divaksin penuh," sambung Ismail.

Pembatasan 30 persen kapasitas pengunjung juga berlaku untuk aktivitas di galeri, museum, atau pameran dengan sistem reservasi sebelumnya. Pelonggaran ini, dijelaskan Ismail, sebagai upaya untuk memulihkan Malaysia, baik dari segi ekonomi karena industri kreatif berkontribusi 2 persen dari total PDB tahun 2019, maupun untuk industri kreatif itu sendiri yang "mati suri" imbas COVID-19.

Pembukaan bioskop ini tentu memicu pertanyaan, kapan Indonesia siap melakukannya? Sejauh ini belum ada instruksi dari pemerintah pusat terkait izin pembukaan bioskop meski uji coba pembukaan pusat perbelanjaan mulai dilakukan di beberapa daerah.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts