COVID-19 RI Mulai Terkendali, Luhut Sebut Lebih Baik dari Singapura dan Korsel
maritim.go.id
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Menko Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pengendalian COVID-19 di Indonesia saat ini lebih baik ketimbang beberapa negara seperti Singapura, Malaysia, hingga Korea Selatan.

WowKeren - Indonesia memang kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun di sisi lain juga melakukan berbagai pelonggaran. Pasalnya pemerintah menilai situasi COVID-19 di Indonesia saat ini sudah lebih terkendali walau masih ada beberapa aspek yang perlu penanganan lebih.

Bahkan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Marives) Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim bahwa penanganan COVID-19 di Indonesia lebih baik ketimbang beberapa negara Asia lain. Mulai dari negara tetangga Singapura dan Malaysia, sampai Korea Selatan.

Pernyataan ini, menurut Luhut, didasarkan pada perbincangan di ranah ASEAN menyusul cepatnya penurunan lonjakan kasus COVID-19 di Tanah Air. "Sebenarnya juga diperbincangkan di ASEAN ini, tadi saya baru terima lagi dari luar angka absolut (dari) tim penanganan dari COVID ini kita lebih bagus dari Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Korsel dan Taiwan," kata Luhut di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (7/9).

Perihal cepat terkendalinya wabah COVID-19 di Indonesia memang dikabarkan sempat membuat "iri" Malaysia misalnya. Meski demikian, Luhut menegaskan agar jangan sampai terkendalinya COVID-19 ini membuat masyarakat jemawa dan berakhir lengah dalam menjalankan protokol kesehatan.


"Jadi saya titip sekarang, pencapaian kita tuh sangat baik, tapi jangan jemawa dan sombong, bahwa ini sudah ultimate objective kita, belum," tegas Luhut. "Masih panjang cerita ini, bisa datang macam-macam lagi varian."

Dan menurut Luhut, terkendalinya COVID-19 Indonesia saat ini juga tidak lepas dari kontribusi aktif TNI/Polri. "Teman saya dari Amerika menelepon saya, yang menarik adalah apa yang dia tulis semua itu sudah kita kerjakan kecuali di tidak tulis peran TNI-Polri, karena tidak ada konteks itu, yang kedua adalah penggunaan Peduli Lindungi," paparnya.

"Jadi, peran dari TNI-Polri selama pengalaman saya menangani itu luar biasa. Saya enggak bisa bayangkan kalau enggak ada itu," sambungnya. "Jadi sinergitas antara Pemda kemudian TNI dan Polri itu luar biasa. Nah itu bisa saling membantu sehingga kita bisa turun dengan cepat."

Namun kembali sang Koordinator PPKM Jawa-Bali menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap perkembangan wabah COVID-19 ke depan. "Jadi kita menjadi top sekarang ini. Tapi apa perlu disombongkan? Tidak. Karena masih jauh cerita ini, itu bisa besok lusa, dua minggu bisa begini (meningkat). Kenapa? Kalau kita tidak disiplin," terang Luhut.

Baiknya pengendalian COVID-19 Indonesia, bahkan di Jabar sendiri, menurut Luhut melampaui apa yang dicapai Singapura. "Bandung ini lebih bagus daripada Singapura per hari ini, tapi apakah dua minggu lagi bisa terus begini? Enggak tahu, begitu kita tidak disiplin, langsung naik lagi dia dan untuk menurunkannya, kita berdarah-darah lagi," pungkasnya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts