Polisi Sudah 10 Hari Selidiki Kasus Dugaan Pelecehan di KPI, Bagaimana Perkembangannya?
Nasional
Kasus Pelecehan Di KPI

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto menyatakan pihaknya memegang prinsip asas praduga tak bersalah dalam pengusutan kasus tersebut.

WowKeren - Pihak kepolisian telah menyelidiki sasus dugaan perundungan dan pelecehan seksual di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) selama 10 hari. Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto menyatakan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari pelapor maupun dari lima orang terlapor selama proses penyelidikan ini.

"Setelah 10 hari melakukan penyelidikan kami telah melakukan pemeriksaan atau dalam hal ini melakukan klarifikasi," jelas Setyo di Polres Metro Jakpus, Senin (13/9). "Baik terhadap pelapor itu sendiri, saudara MS juga terhadap dugaan terlapor yang disampaikan oleh saudara MS sebanyak lima orang,"

Selain meminta keterangan dari terlapor dan pelapor, pihak kepolisian juga telah melakukan pengecekan lokasi diduga tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga telah mengajukan visum et repertum psikiatrum terhadap MS selaku pelapor, ke RS Polri Kramat Jati.

"Yang perlu digarisbawahi di sini adalah pelaporan terkait ini masih dalam proses penyelidikan," papar Setyo.


Lebih lanjut, Setyo menegaskan bahwa para penyidik akan terus mengumpulkan barang bukti dan juga meminta keterangan dari saksi ahli pidana terkait perkara ini. Pihak kepolisian disebut memegang prinsip asas praduga tak bersalah dalam pengusutan kasus ini.

"Yang mana seseorang tak dapat dikatakan bersalah sebelum diputuskan oleh pengadilan. Jadi semuanya kami berikan asas praduga tak bersalah dalam pelaporan peristiwa ini," katanya.

Polres Metro Jakpus disebut akan bersikap transparan dalam penyelidikannya. Penanganan kasus ini bahkan diawasi oleh Propam selaku pengawas internal.

"Dalam penanganan peristiwa ini juga untuk menyelaraskan dengan komitmen kami, kami juga melibatkan tim internal kami dari Propam Polres Metro Jakpus juga diasistensi oleh Propam Polda Metro Jaya, sehingga kami sangat berkomitmen untuk membuat terang peristiwa ini," pungkasnys.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts